“Pastinya kecewa karena kalah. Main secara keseluruhan saya masih belum bisa mengatasi kesulitan di lapangan dengan baik. Game pertama sudah bisa ambil. Tapi di game kedua main kurang tenang, nggak bisa main lepas. Akhirnya kecolongan. Game ketiga sudah mulai enak lagi kaya pertama, sudah leading juga 11-7. Tapi waktu pindah lapangan kehilangan tiga empat poin, mainnya langsung blank. Saya kurang tenang dalam menghadapi masalah. Kurang sabar,” jelas Shesar, melansir dari laman resmi PBSI, Sabtu (23/3/2019).

“Posisi lapangan hari ini beda dengan kemarin, diubah posisinya. Arah angin juga berubah lagi. Jadi adaptasi lagi. Di game pertama saya kalah angin, mainnya lepas aja. Pas game kedua, lawan main seperti pola saya, saya nggak bisa mengatasi. Kesulitan kami di lapangan tadi kurang lebih sama. Cuma dia lebih bisa mengatasinya, sementara saya masih kurang,” tambah atlet asal Jawa Tengah tersebut.
(Fetra Hariandja)