Share

Tersingkir di Semifinal Tong Yun Kai 2019, Susy Evaluasi Penampilan Tim Indonesia

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 25 Maret 2019 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 25 40 2034503 tersingkir-di-semifinal-tong-yun-kai-2019-susy-evaluasi-penampilan-tim-indonesia-T18GfeafzR.jpg Tim Indonesia meraih medali perunggu di Piala Tong Yun Kai 2019. (Foto: Laman resmi PBSI)

HONG KONG - Manajer Tim Indonesia, Susy Susanti, mengevaluasi penampilan wakil Merah Putih yang tampil di Piala Tong Yun Kai 2019. Hal ini dilakukan Susy lantaran Tim Indonesia hanya berhasil melaju hingga babak semifinal di kompetisi bulu tangkis beregu tersebut.

Tim Indonesia harus puas hanya menyabet medali perunggu di Piala Tong Yun Kai 2019 setelah takluk dari Jepang dengan skor 0-3. Kekalahan pertama didapat pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Frengky Wijaya Putra dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan skor 11-21 dan 18-21. Kemudian, tunggal putri Indonesia, Ruselli Hartawan yang tunduk dari Sayaka Takahashi dengan skor 15-21 dan 15-21. Terakhir, Shesar Hiren Rhustavito yang tunduk dari tunggal putra Jepang, Kanta Tsuneyama, dengan skor 21-15, 17-21, dan 16-21.

Tim Indonesia di Piala Tong Yun Kai 2019

Hasil ini pun mendapat sorotan lebih dari Susy. Ia secara khusus menyoroti fokus dan konsentrasi para pemain yang dinilai belum konsisten sehingga kekalahan mudah diterima. Selain fokus, Susy juga bakal mengevaluasi daya tahan dan adaptasi pemain yang juga dinilai masih kurang baik.

BACA JUGA: Jepang Hentikan Langkah Indonesia di Semifinal Piala Tong Yun Kai 2019

“Saya melihat ada beberapa hal yang masih harus ditambah dan dilatih lagi. Dari daya tahan, pola main, fokus itu yang paling penting. Banyak sekali kejadian ketika pemain kami sudah Leasing, tapi malah lengah karena hilang fokus dan konsentrasi. Kemudian, ada adaptasi lapangan juga yang harus dipercepat. Banyak hal nonteknis yang perlu dimatangkan lagi dan disiapkan lagi untuk ke pertandingan berikutnya,” ujar Susy, sebagaimana dikutip dari laman resmi PBSI, Senin (25/3/2019).

Tim Indonesia di Piala Tong Yun Kai 2019

“Contohnya kemarin pasangan ganda putra, beberapa kali servis nyangkut kan itu enggak boleh. Atau pemain yang sudah tahu kalau main cepat-cepatan bakal kalah, maka harus dipelankan. Nah kadang-kadang mereka pola-pola seperti itu mereka masih belum cepat tanggap. Banyak pembelajaran buat para atlet yang main di sini yang mungkin juga baru pertama kali main beregu,” tukasnya.

(dji)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini