MELBOURNE – Momen comeback pembalap Tim Williams-Mercedes, Robert Kubica, kala menjalani balapan di seri perdana Formula One (F1) musim 2019 di Grand Prix (GP) Australia, memang tidak berjalan mulus. Bahkan Kubica mengklaim sempat merasa panik karena tak bisa melihat lampu start telah menyala.
Sebagaimana diketahui, F1 GP Australia 2019 memang menjadi momen kembalinya Kubica dalam ajang balap Jet Darat tersebut. Terakhir kali Kubica tampil dalam ajang F1 adalah GP Abu Dhabi tepatnya pada musim 2010.

Menjadi momen kembalinya Kubica tampil di F1, banyak yang percaya ia bakal tampil semaksimal mungkin untuk meraih hasil positif di Sirkuit Melbourne pada akhir pekan lalu. Akan tetapi kenyataannya, Kubica justru tampil kurang menjanjikan.
Baca Juga: Jelang Comeback di F1 2019, Kubica: Saya seperti Rookie
Ya, Kubica harus puas menyudahi balapan F1 GP Australia 2019 tanpa meraih poin karena finis di posisi ke-17. Sejumlah masalah, termasuk tidak melihat lampu start telah menyala jadi alasan Kubica gagal tampil impresif di F1 GP Australia 2019.

“Saya sempat merasa sangat panik karena pada saat saya sedang berhenti (di grid), saya tidak bisa melihat lampunya (tanda balapa dimulai),” ucap Kubica, seperti dilaporkan oleh Motorsport, Senin (18/3/2019).
“Saya bisa melihat kolom lampu pertama tapi sisanya tidak kelihatan. Jadi saya harus memiringkan tubuh saya ke kiri, dan itu merupakan momen yang benar-benar membuat saya merasa sangat panik,” tuntas pembalap asal Polandia tersebut.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.