nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marquez Beberkan Masa Tersulitnya sebagai Pembalap

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 02:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 15 38 2030695 marquez-beberkan-masa-tersulitnya-sebagai-pembalap-T7dfb5cx1y.jpg Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (Foto: Laman Resmi MotoGP)

AALST – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, tercatat telah menjadi juara dunia sebanyak tujuh kali. Kendati demikian, untuk bisa meraih kesuksesan tersebut, Marquez tak mendapatkannya dengan mudah. Pria berpaspor Spanyol itu pun mengungkapkan masa-masa sulit yang dialaminya sebagai seorang pembalap.

Marquez membeberkan bahwa masa-masa sulit yang dialaminya pertama kali sebagai seorang pembalap adalah pada pengujung musim 2011. Kala itu Marquez berlaga di kelas Moto2 dan tengah berjuang meraih gelar juara dunia. Akan tetapi, Marquez mengalami kecelakaan dan mendapatkan cedera.

(Baca juga: Pernat: Rossi Bakal Terus Jadi Pembalap Nomor 1 di Yamaha)

Marc Marquez

Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut menjelaskan bahwa saat itu ia telah mendatangi delapan dokter dan kondisi itu menghancurkannya secara mental. Tidak berhenti sampai di situ, pada musim 2013 Marquez mengalami trauma karena mengalami kecelakaan fatal di Mugello. Akan tetapi, pada akhirnya Marquez mampu bangkit dan menjadi pembalap yang tangguh seperti sekarang.

“Cedera pada musim 2011/2012 telah menjadi momen tersulit dalam karier olahraga saya sejauh ini. Saya sudah menemui delapan dokter, secara mental menghancurkan saya. Saya tidak pernah berpikir saya akan balapan lagi,” beber Marquez, mengutip dari Tutto Motori Web, Sabtu (16/3/2019).

Marc Marquez

“Ketika Anda jatuh di kecepatam 350 km/jam Anda hanya berpikir untuk segera bangun, tidak ada yang suka jatuh. Kecelakaan terburuk adalah di Mugello pada 2013, itu adalah satu-satunya saat saya takut untuk kembali ke motor setelah itu," lanjut Marquez.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini