nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mayweather Jr Ledek Kasus Kriminal Conor McGregor

Andika Pratama, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 07:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 14 43 2029686 mayweather-jr-ledek-kasus-kriminal-conor-mcgregor-kQJfv8kiiy.jpg Floyd Mayweather Jr (Foto: tmz)

BAVERLY HILLS – Legenda tinju dunia, Floyd Mayweather Jr, memiliki cara baru untuk menyindir Conor McGregor. Seperti yang diwartakan Tmz, Kamis (14/3/2019), Mayweather yang belum lama ini tengah berjalan di Baverly Hills meminta media yang meliputnya untuk mengambil fotonya sebanyak mungkin. Tindakan Mayweather itu untuk meledek kasus kriminal McGregor.

Sebagaiman diketahui, McGregor belum lama ini memang tersandung kasus kriminal karena melakukan pengerusakan dan pencurian telepon genggam milik salah satu fans-nya yang bernama Ahmed Abdirzak. Peristiwa itu terjadi di depan Hotel Fontainebleau, Miami Beach, sekitar jam 5 pagi, Senin 11 Maret 2019.

Floyd Mayweather Jr (Foto: tmz)

Ahmed yang melihat McGregor berjalan keluar dari Hotel Fontainebleau berinisiatif untuk memfoto sang idola. Akan tetapi, respon dari McGregor di luar dugaan Ahmed karena petarung berpaspor Irlandia itu justru merebut telepon genggam miliknya.

BACA JUGA: Bebas dari Penjara, McGregor Ucapkan Terima Kasih kepada Fans

Setelah itu, McGregor melemparkan telepon genggam tersebut ke tanah untuk menginjak-injaknya. Ahmed yang melihat telepon genggamnya dirusak pun meminta untuk dikembalikan tetapi hal itu tak terjadi.

Conor McGregor (Foto: Twitter/@bokamotoESPN)

McGregor justru memasukkan telepon genggam itu ke kantongnya kemudian pergi dengan mobil. Sementara itu, Ahmed yang berusaha mendapatkan telepon genggamnya dihalangi oleh para penjaga McGregor sehingga gagal merebut barangnya kembali.

Kejadian itu terekam oleh kamera pengintai sehingga polisi bisa melakukan penangkapan kepada McGregor di rumahnya yang terletak di Miami Beach. Alhasil, McGregor harus menghabiskan harinya di penjara Miami-Dade. McGregor baru dibebaskan sehari setelahnya, tetapi petarung berpaspor Irlandia itu harus membayar denda minimal sebesar 1000 dolar atau sekira Rp14 juta.

(ADP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini