nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bila Ducati Terbukti Gunakan Perangkat Ilegal, KTM Tak Ingin Kemenangan Dovi Dicabut

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 06:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 13 38 2029167 bila-ducati-terbukti-gunakan-perangkat-ilegal-ktm-tak-ingin-kemenangan-dovi-dicabut-1GFwVKRZUd.jpg Pembalap Tim Mission Winnow, Andrea Dovizioso. (Foto: MotoGP)

LOSAIL – Gelaran perdana MotoGP 2019 yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar, telah resmi berlangsung pada Senin 11 Maret 2019. Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, memastikan diri menjadi pemenang di seri awal musim 2019 tersebut.

Kendati demikian, meski balapan telah berakhir namun ada masalah yang terjadi. Masalah tersebut adalah ada beberapa tim yang merasa pihak Ducati telah menggunakan perangkat ilegal ketika balapan tersebut berlangsung, Perangkat ilegal yang dimaksud adalah winglet yang dipergunakan Dovizioso, Danilo Petrucci, dan Jack Miller, di motor Desmosedici mereka.

Baca Juga: CEO Ducati: Marquez Lawan Nomor Satu di MotoGP 2019

Tim yang melaporkan Ducati kepada pihak FIM MotoGP Stewards adalah KTM, Honda, Aprilia dan Suzuki. Keempat tim itu kompak merasa Ducati telah melanggar peraturan dengan mempergunakan winglet ilegal. Keempat tim itu pun dikabarkan sudah melaporkan hal tersebut di pengadilan banding MotoGP.

Akan tetapi bila Ducati benar-benar bersalah, Direktur KTM, Pit Beirer, berharap status kemenangan Dovizioso itu tak dicabut. Ia merasa Dovizioso memang layak menang ketika tampil di Sirkuit Losail itu.

“Kami tak cemas Ducati bakal kehilangan kemenangan Dovi. Semoga Dovi tak kehilangan kemenangan itu karena dia layak menang. Tak satupun dari kami tertarik melihat kemenangan Dovi dicabut. Kami hanya ingin kejelasan untuk masa depan. Kami ingin klarifikasi apakah perangkat itu legal (atau tidak). Di area itu, regulasi harus jelas karena situasi sekarang mulai di luar kendali. Kegilaan aerodinamika harus dikurangi," ucap Beirer.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini