“Masalahnya adalah kami berada di belakang Ducati (Dovizioso), Honda (Marquez), tim satelit Honda (Crutchlow), dan Suzuki (Alex Rins),” ungkap Rossi, mengutip dari Autosport, Rabu (13/3/2019).
“Suzuki kuat. Peningkatan yang paling besar adalah Suzuki. Jadi bagi saya kami (Monster Energy Yamaha) harus bekerja lebih keras lagi,” tambah pembalap berusia 40 tahun itu.

Melihat hal tersebut, Rossi mengatakan timnya bisa berdiam diri. MotoGP Qatar 2019 menjadi bukti saingan Yamaha kali ini bukan hanya Ducati dan Honda. Tetapi juga Suzuki yang patut diperhitungkan.
Sejatinya Yamaha sudah mulai menunjukkan taringnya di seri pembuka ini. Terbukti dengan berhasilnya rekan Rossi yakni Maverick Vinales merebut pole position di balapan kali ini. Namun sayang posisi Vinales harus melorot dan finis di posisi kelima.
(Bagas Abdiel)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.