DOHA – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, menilai bahwa masih terlalu dini untuk menilai kekuatan lawan-lawannya di pentas MotoGP 2019. Kendati begitu, Dovizioso nyatanya tak khawatir untuk bersaing. Sebab, pembalap berjuluk Desmo Dovi itu telah memahami apa yang harus dilakukannya untuk menjadi pemenang.
Saat melakoni sesi latihan bebas hari pertama MotoGP Qatar 2019, Dovizioso memang tidak menjadi yang tercepat. Akan tetapi, dari hasil tersebut ia sedikit banyak sudah mengetahui kekuatan para pesaingnya. Meskipun, ia juga tidak meremehkan para pembalap yang tercecer di posisi belakang.
(Baca juga: Bos Suzuki Sebut Rossi Pantas Jadi Panutan Pembalap Muda)

Misalnya saja pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, yang pada akhir sesi latihan bebas dua menempati posisi ke-17. Menurut Dovizioso, Rossi masih sangat mungkin untuk memperbaikan penampilannya dan bersaing di jajaran depan saat balapan hari Minggu. Karena, bisa saja Rossi buruk di latihan bebas disebabkan oleh kesalahan teknis.

“Ini masih terlalu dini untuk menilai. Akan tetapi, hasil pada latihan bebas hari pertama pasti telah menunjukkan lebih banyak kebenaran daripada saat tes pramusim. Pembalap yang sama ada di depan, itu penting, saya pikir. Valentino ada di belakang, namun tidak ketika balapan nanti. Situasinya lebih jelas sekarang, namun tidak 100%,” ucap Dovizioso, menyadur dari Speedweek, Sabtu (9/3/2019).
“Saya belum cukup mulus: Jika Anda ingin berjuang untuk podium dan menang, maka Anda harus halus dan bermain dengan ban untuk memanfaatkannya selama balapan. Itulah kunci dalam Kejuaraan Dunia MotoGP saat ini," tandas Dovizioso.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.