“Saya selalu berusaha untuk mengikuti yang terbaik dan sangat memuaskan untuk berkendara bersama beberapa idola saya. Pedrosa misalnya, telah menjadi pahlawan bagi generasi saya, ketika kami semua adalah anak-anak. Gaya balap halusnya telah menjadi contoh bagi banyak pembalap yang menganjurkan perawatan dan ketepatan maksimum,” ujar Vinales, seperti yang dilansir laman resmi MotoGP, Minggu (3/3/2019).

“Dia (Pedrosa) bukan satu-satunya panutan bagi saya.Saya tidak pernah menyembunyikan kekaguman saya pada Rossi. Ketika masih muda, saya menaruh banyak perhatian pada seberapa agresifnya dia di lintasan. Sekarang gayanya telah berkembang dengan berlalunya musim, yang merupakan penghargaan atas kemampuannya untuk menemukan kembali dirinya,” lanjutnya.
“Dia referensi penting. Menyesuaikan diri dengan keadaan apa pun adalah kunci untuk mencapai segalanya. Dengan YZR-M1 yang kompetitif, kami berdua dapat memiliki kesempatan mewujudkan mimpi (menjuarai MotoGP 2019),” pungkasnya.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.