GELARAN MotoGP 2019 akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Sejumlah pembalap pendatang baru atau yang akrab disapa rookie pun dipastikan bakal turut mewarnai perhelatan MotoGP pada musim ini.
Tercatat, ada empat pembalap rookie yang akan menjalani debutnya di MotoGP 2019. Keempat pembalap ini tak hanya bergabung ke tim satelit, tetapi juga ada yang langsung mendapat kesempatan memperkuat tim utama.
Dengan bakat yang gemilang dan motor yang kompetitif, penampilan para pembalap debutan ini pun diyakini bakal trengginas. Tak heran, penampilan mereka kerap dinanti-nantikan oleh banyak pihak. Apalagi, hasil yang menjanjikan berhasil didapatkan beberapa pembalap debutan ini kala melakoni tes pramusim MotoGP 2019.
Kali ini, Okezone akan membahas pembalap-pembalap debutan di MotoGP 2019. Sebagaimana dikutip dari berbagai sumber, berikut empat pembalap pendatang baru di MotoGP 2019.
4. Fabio Quartararo
Salah satu pembalap pendatang baru yang bakal mewarnai perhelatan MotoGP 2019 adalah Fabio Quartararo. Pembalap yang bergabung dengan tim satelit Yamaha, Petronas Yamaha SRT, ini menambah panjang deretan rider di MotoGP yang berasal dari Prancis.

Karier Quartararo sebelum naik kasta ke ajang MotoGP sejatinya tak terlalu cemerlang. Ia hanya mampu bertengger di posisi ke-10 pada gelaran Moto2 2018. Tetapi, kondisi ini tentu saja tak menjadi jaminan sepenuhnya bagi Quartararo kala mentas di ajang balap motor kasta tertinggi, MotoGP.
Penampilan Quartararo justru diyakini banyak pihak bakal trengginas di ajang MotoGP 2019. Ia bahkan memiliki kans besar untuk mencontoh kesuksesan rekan setimnya, Franco Morbidelli, yang berhasil menyabet gelar Rookie of the Year di MotoGP 2018.
Pasalnya, pembalap berusia 19 tahun itu berhasil meraih hasil yang manis di tes pramusim MotoGP 2019. Pada tes kedua yang digelar di Sirkuit Losail, Qatar, beberapa hari lalu, Quartararo dapat bertengger di posisi kedua pada hasil keseluruhan tes.
3. Joan Mir
Selanjutnya, ada nama pembalap asal Spanyol, Joan Mir. Di ajang MotoGP 2019, Mir langsung mendapat kesempatan untuk memperkuat tim pabrikan, yakni Suzuki Ecstar. Ia dipercaya untuk mendampingi Alex Rins mengarungi perlombaan di MotoGP 2019.

Tentu saja, kesempatan ini sangatlah berharga karena sangat jarang bagi pembalap pendatang baru untuk bisa langsung memperkuat tim pabrikan. Kesempatan ini diberikan Suzuki lantaran Mir berhasil menorehkan hasil yang manis di ajang Moto2 dan Moto3.
Di kelas Moto3, Mir dapat meraih satu gelar juara yang direngkuh pada musim 2017. Berkat gelar juara itu, ia pun langsung melesat ke kelas Moto2 dengan bergabung bersama Kalex. Pada musim debutnya di Moto2, Mir pun berhasil menorehkan prestasi yang cukup manis. Ia dapat menantongi empat podium sehingga bertengger di tempat keenam pada klasemen akhir Moto2 2018. Kesuksesan ini pun berpotensi diulangi kembali oleh Mir di MotoGP.
2. Miguel Oliveira
Di posisi kedua, ada nama pembalap asal Portugal, Miguel Oliveira. Di ajang MotoGP 2019, Oliveira bakal menyandang status sebagai pembalap tim satelit KTM, yakni KTM Tech 3. Ia bakal bekerja sama dengan Hafizh Syahrin di tim tersebut.

Keputusan KTM meminang Oliveira berdasar pada penampilan apiknya di kelas Moto2. Dalam dua musim beruntun, pembalap berusia 24 tahun itu dapat bertarung memperebutkan gelar juara di kelas Moto2. Sayang, belum ada gelar juara yang berhasil dikantonginya di kelas tersebut hingga akhirnya mendapat kesempatan naik kasta ke MotoGP.
Tetapi, kondisi ini tentu saja tak menutupi peluang Oliveira untuk menorehkan karier cemerlang di MotoGP. Sebab, bakat yang dimilikinya sangatlah gemilang. Di kelas Moto2 2018, ia keluar sebagai runner-up dengan meraih sembilan podium dan tiga kemenangan.
1. Francesco Bagnaia
Pembalap pendatang baru terakhir di ajang MotoGP 2019 ialah Francesco Bagnaia. Namanya menjadi yang paling dielu-elukan untuk keluar sebagai Rookie of the Year. Hal ini terjadi lantaran pembalap yang bergabung ke tim satelit Ducati, yaitu Pramac Ducati, tersebut menyandang status sebagai juara di Moto2 2018.

Bakat yang gemilang dalam dunia balap motor memang dimiliki mantan murid Valentino Rossi ini. Selama dua musim mentas di kelas Moto2, ia selalu dapat meriah hasil yang manis. Di musim perdananya, ia finis di urutan kelima dengan meraih empat podium. Kemudian, di musim kedua tepat sebelum naik kasta ke kelas MotoGP, Bagnaia keluar sebagai juara setelah meraih delapan kemenangan dan empat podium.
Kegemilangan Bagnaia pun dipercaya akan terus berlanjut ke ajang MotoGP. Pasalnya, pembalap asal Italia ini berhasil tampil trengginas sejak pertama kali menunggangi motor Ducati. Di tes perdana pramusim MotoGP 2019 yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, namanya dapat bertengger di posisi kedua pada hasil keseluruhan tes.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.