Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rossi Akui Pernah Diremehkan karena Bermimpi Jadi Pembalap

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Selasa, 29 Januari 2019 |22:10 WIB
Rossi Akui Pernah Diremehkan karena Bermimpi Jadi Pembalap
Valentino Rossi. (Foto: MotoGP)
A
A
A

LESMO – Siapa yang tak mengenal Valentino Rossi? Pembalap kawakan asal Italia itu mungkin bisa dikatakan sebuah legenda hidup di dunia balap MotoGP. Tercatat Rossi telah merasakan manisnya menjuarai gelar juara dunia sebanyak tujuh kali di dunia MotoGP dan masing satu di kelas 250cc dan 125cc. Ia bisa dikatakan sebagai pembalap tersukses saat ini.

Akan tetapi, siapa yang menyangka Rossi ternyata pernah diremehkan lantaran memiliki impian menjadi seorang pembalap? Ya, rider asal The Doctor –julukan Rossi– itu ternyata pernah dihina karena ingin menjadi pembalap profesional. Hal tersebut terjadi ketika Rossi masih muda, di mana hinaan itu datang dari guru rekan setim Maverick Vinales itu saat masih masih di sekolah.

Baca Juga: Meski Cepat di Lintasan, Rossi Ternyata Suka Terlambat Datang ke Sekolah

Menurut keterangan Rossi, dirinya pernah dimarahi oleh guru sejarah seninya saat masih duduk di bangku sekolah. Semuanya berawal dari ucapan Rossi yang mengatakan pelajaran seni itu tak dapat mengubah hidupnya menjadi lebih baik. Namun perkataan Rossi tersebut langsung dibantah oleh guru seni itu dengan menanyakan apakah dengan menjadi pembalap bisa menjadi kaya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement