nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Umbar Kenangan, Praveen Jordan Tak Sangkal Akan Rindu Debby Susanto

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 28 Januari 2019 08:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 28 40 2010178 umbar-kenangan-praveen-jordan-tak-sangkal-akan-rindu-debby-susanto-p7kk5dJioW.jpg Praveen Jordan/Debby Susanto (Foto: Laman resmi PBSI)

JAKARTA – Bulu tangkis Indonesia telah kehilangan dua pebulutangkis spesialis ganda campuran pada awal tahun ini. Bukan hanya Liliyana Natsir, tapi nama Debby Susanto juga ikut menjadi sorotan setelah memutuskan pensiun usai tampil di Indonesia Masters 2019 Super 500.

Nama Debby terbilang sebagai salah satu ganda campuran andalan Tanah Air selain Liliyana. Prestasi terbaiknya adalah menjuarai ajang All England 2016 yang kala itu berpasangan dengan Praveen Jordan.

Praveen Jordan/Debby Susanto (Foto: PBSI)

Kepergian Debby dari dunia bulu tangkis pun turut membekas di hati Praveen yang kini telah berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti. Banyak kenangan telah dilalui keduanya yang dipasangkan sejak 2014-2017. Bahkan Praveen pun tak menyangkal bila suatu saat nanti ia akan rindu dengan sosok wanita kelahiran Palembang tersebut.

“Sebenarnya banyak momen-momen yang bakalan bisa diingat. Jadi banyak kenangannya di setiap turnamen. Ya (intinya) banyak kangennya. Tapi mau berterimakasih juga selama ini partner-an sama dia yang kurang lebih empat tahun dan banyak kenangan. Kita sudah berjuang bareng-bareng,” ungkap Praveen di Jakarta.

Baca juga Dampingi Laga Terakhir Liliyana Natsir, Ini Kesan Tontowi Ahmad

Ketika ditanya mengenai kenangan paling berkesan selama berpasangan Debby, jawaban Praveen agak mengejutkan. Bukan keberhasilan mereka menjuarai All England pada 2016, tetapi ajang SEA Games 2015 Singapura menjadi momen paling berkesan bagi Praveen. Kala itu keduanya sukses merebut medali emas.

Pada momen tersebut, Praveen mengatakan jika mereka berjuang sangat keras untuk bisa merebut medali emas. Pasalnya saat laga final berlangsung Debby tengah mengalami cedera. Hal itu pun terlihat kala mereka mengakhiri pertandingan menegangkan kontra pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan kemenangan 18-21, 21-13, dan 25-23.

Debby Susanto (Foto: PBSI)

“Sebenarnya banyak orang nanya kalau momen berkesan selama pertandingan itu All England. Tapi yang paling berkesan itu bukan All England, karena All England itu levelnya (kita ada di) paling tinggi,” tambahnya.

“Tapi (paling berkesan bagi kami) justru di SEA Games. Di situ, pas lagi main Debby itu lututnya ketarik dan di situ kita bisa menang,” pungkasnya.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini