“Pada musim gugur, kami selalu membawa perubahan kecil untuk motor, sasis, dan terutama garpu depan. Dengan ini, kami telah mengambil langkah besar ke depan. Kami sudah menjajal perangkat tersebut di Sepang. Di sana, kami sudah mengalami terobosan kecil bersama Pol. Biasanya, semua pembalap kami mengeluh di tengah hari, ban melambat, waktunya melambat, dan kami kehilangan tiga atau empat posisi, di mana titik Pol di Malaysia menjadi lebih cepat dalam balapan,” ujar Beirer, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (21/1/2019).

“Tetapi, Pol mengerti ban dan motornya, dia bersenang-senang. Waktu putaran menjadi lebih baik. Itu adalah pengalaman yang luar biasa. Setelah balapan, manajer tim Mike Leitner, Kepala Kru Pol, Paul Trevathan, dengan suara bulat berkata bahwa kami telah kembali ke posisi terbaik. Dengan perasaan dan keyakinan itu, kami pun pergi ke Valencia,” tukasnya.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.