nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vettel Sesumbar Ferrari Miliki Resep Jitu Kalahkan Mercedes

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 22 Januari 2019 02:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 21 37 2007507 vettel-sesumbar-ferrari-miliki-resep-jitu-kalahkan-mercedes-t0qlgEE4fy.jpg Pembalap Scuderia Ferrari Sebastian Vettel (Foto: Scuderia Ferrari/Twitter)

MEXICO CITY – Pembalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, yakin timnya sudah punya resep jitu untuk mengalahkan Mercedes AMG Petronas di Formula One (F1) 2019. Resep-resep jitu tersebut hanya tinggal diaplikasikan di lintasan untuk memberi titel pertama Scuderia Ferrari sejak 2007 di kategori pembalap. 

Sebagaimana diketahui, Scuderia Ferrari dan Sebastian Vettel membuka F1 2018 dengan kemenangan gemilang di seri Australia. Hingga paruh musim, tim asal Italia tersebut mampu menempatkan pembalapnya di puncak klasemen sementara.

(Baca juga: Rosberg Ingatkan Vettel untuk Waspadai Leclerc)

Sebastian Vettel

Akan tetapi, kombinasi kesalahan strategi serta kecerobohan Sebastian Vettel membuat gelar juara melayang ke pelukan Mercedes AMG Petronas beserta Lewis Hamilton. Meski yakin sudah punya resep jitu, pembalap asal Jerman itu mengakui segala sesuatunya masih gelap.

“Kami sudah punya resep-resep jitu dan semua tergantung bagaimana mengaplikasikannya nanti. Sulit dikatakan pada saat ini. Semua orang masih menebak-nebak dan kami sedang menunggu mobil baru datang, mencari feeling, dan lihat hasilnya di balapan pertama,” tutur Sebastian Vettel usai mengikuti ajang Race of Champions di Mexico City, mengutip dari Crash, Selasa (22/1/2019).

“Musim ini akan menjadi tantangan yang besar buat kami. Target kami sudah sangat jelas. Soal dukungan, saya yakin ada banyak penggemar Ferrari yang akan memberi dukungan, jadi kami tidak akan kekurangan dukungan,” imbuh pembalap berusia 31 tahun itu.

Sebastian Vettel

F1 2019 akan menjadi pembuktian Vettel bersama Scuderia Ferrari. Pembalap berjuluk The Baby Schummy itu mengejar gelar juara dunia kelima, sementara Ferrari berjuang untuk menjadi juara dunia di kategori konstruktor yang terakhir kali direbut pada F1 2008.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini