nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pedrosa Tak Sangka Akhiri Karier sebagai Pembalap Top

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 05:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 13 38 2003912 pedrosa-tak-sangka-akhiri-karier-sebagai-pembalap-top-gGU78SMgTJ.jpg Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo (Foto: Laman resmi MotoGP)

MUNDERFING – Pembalap penguji KTM Red Bull, Dani Pedrosa, tak menyangka bisa menjalani karier balap yang luar biasa seperti ini. Sejak pertama kali debut di dunia balap pada 2001, Pedrosa pernah merasakan gelar juara di kelas 125cc (2003) dan 250cc (2004 dan 2005).

Satu-satunya kekurangan Pedrosa ialah tak pernah menjadi juara dunia MotoGP. Pedrosa yang naik kelas ke MotoGP pada 2006 sejatinya merupakan salah satu pembalap yang amat berbakat bahkan hingga saat ini.

Dani Pedrosa (Foto: Laman Resmi MotoGP)

Tercatat Pedrosa enam kali menempati tiga peringkat teratas pada klasemen akhir MotoGP. The Little Spaniard –julukan Pedrosa– berhasil menjadi runner-up pada musim 2007,2010 dan 2012. Sementara itu, Pedrosa menempati posisi ketiga di musim 2008, 2009 dan 2013.

BACA JUGA: Vinales Sempat Kesulitan dengan Ban Depan Baru Keluaran Michelin

Menilik pada torehan itu dapat diketahui betapa tingginya kualitas yang dimiliki pria berusia 33 tahun tersebut. Sekarang, Pedrosa telah pensiun dan ditetapkan sebagai salah satu legenda hidup MotoGP oleh Dorna Sport (penyelenggara MotoGP).

Dani Pedrosa (Foto: Laman Resmi MotoGP)

“Jujur saja, saya tak pernah yakin bisa berada di level setinggi ini. Saya tahu saya cepat dan berkendara dengan baik, tapi tak pernah mengira bakal bisa melakukan apa yang sudah saya perbuat,” ujar Pedrosa, seperti yang diwartakan Crash, Senin (14/1/2019).

"Anda bisa bayangkan, ketika saya berpikir ‘mungkin bisa turun di kejuaraan dunia,’ saya hanya membayangkan 125cc, bahkan tak terpikir 250cc atau MotoGP. Saya pikir pengalaman banyak datang di MotoGP, ketika saya lima tahun di kejuaraan dunia. Seperti ini. itu aneh. Tetapi, perasaan tak yakin terus membuat saya maju. Saya adalah seseorang yang menghadapi banyak masalah seperti manusia lainnya,” tutup pembalap penguji KTM itu.

(ADP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini