MUNDERFING – Pembalap tes Tim KTM Red Bull, Dani Pedrosa, mengaku ingin dikenang sebagai seseorang yang mampu menjadi inspirasi banyak orang. Hal itulah yang menjadi keinginan terakhirnya saat memutuskan pensiun dari MotoGP di pengujung musim 2018.
Pedrosa tahu menjadi seorang pembalap dengan ukuran tubuhnya yang terbilang kecil sempat diragukan oleh banyak pihak. Akan tetapi pada akhirnya ia justru mampu menipis keraguan tersebut, bahkan rider berjuluk The Little Samurai itu merupakan salah satu pembalap top yang pernah ada di dunia balap MotoGP.
Baca Juga: Sang Manajer Pastikan Marquez Takkan Tinggalkan Honda

Jadi tak mengagetkan bila Pedrosa dinobatkan sebagai pembalap legenda di MotoGP karena prestasinya itu. Tekad yang kuat disebut Pedrosa menjadi alasan mengapa dirinya mampu bertahan bersama Repsol Honda selama beberapa musim di ajang MotoGP. Ia ingin tekad bajanya itu bisa diikuti oleh orang lain, terutama pembalap yang ingin merasakan kerasnya dunia balap MotoGP.