NEW YORK – Salah satu pebasket asal Turki, Enes Kanter, mengaku tengah dinaungi rasa khawatir tinggi untuk meninggalkan Amerika Serikat (AS). Hal itu terjadi setelah dirinya mendapatkan ratusan ancaman pembunuhan usai melayangkan kritik kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.
Beberapa waktu lalu, Kanter memang mengutarakan sebuah pernyataan bernada kritikan terhadap gaya kemimpinan Erdogan selama menjabat sebagai Presiden Turki. Akan tetapi, tak lama setelah melayangkan kritikan kepada Erdogan, Kanter mengklaim dirinya menerima banyak pesan bernada ancaman.

Akibat ancaman tersebut, Kanter pun membatalkan rencananya untuk pergi ke London lantaran takut diculik oleh mata-mata Turki yang berada di Inggris. Bagi Kanter, untuk sementara, tempat yang paling aman saat ini hanyalah AS.
Baca Juga: Erdogan Peringatkan Potensi 'Pembantaian Massal' di Idlib Suriah