Guidotti Akui Pramac Sempat Frustrasi Jadi Tim Satelit Ducati

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 09 Januari 2019 17:12 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 09 38 2002148 guidotti-akui-pramac-sempat-frustrasi-jadi-tim-satelit-ducati-UVPFL0dcgT.jpg Danilo Petrucci. (Foto: Laman resmi MotoGP)

CASSOLE D’ELSA – Manajer Tim Pramac Ducati, Francesco Guidotti, mengaku bahwa timnya sempat berpikir untuk menjadi tim satelit dari pabrikan lain di MotoGP. Hal ini terjadi karena Pramac sempat merasa frustrasi melihat kondisi di Ducati.

Guidotti mengatakan di awal kedatangannya ke Pramac pada 2012, Ducati tengah berada dalam kondisi yang kurang baik. Mereka kesulitan untuk bersaing dengan pabrikan lainnya di MotoGP. Kondisi inilah yang akhirnya membuat niat untuk hijrah ke pabrikan lain terlintas di pikiran para petinggi Pramac.

Pramac Ducati

Tetapi, pemilik tim Pramac Ducati, Paolo Campinoti, memutuskan untuk tetap bertahan di sana dengan keyakinan bahwa Ducati bakal segera bangkit dari keterpurukannya. Keyakinan Campioti pun ternyata membuahkan hasil manis. Setahun kemudian, Ducati bisa bangkit dan kembali menjadi tim yang tampil gagah.

BACA JUGA: Guidotti Sebut Dall'Igna Berperan Besar atas Kesuksesan Ducati di MotoGP

Kondisi tersebut tercipta lantaran Ducati memutuskan untuk merekrut Gigi Dall'Igna sebagai General Manager. Di bawah tangan Dall’Igna, semuanya dapat berubah sehingga akhirnya Ducati kini berhasil menjadi tim yang begitu kuat, tak hanya untuk pabrikan tetapi juga tim satelit. Guidotti mengaku bersyukur Pramac telah mengambil langkah yang tepat.

Pramac Ducati

"Pada titik tertentu, kami merasa khawatir. Kami telah mengalami tahun-tahun yang sangat sulit bersama Ducati. Lebih dari sekali kami bicara dengan Suzuki. Aprilia juga jadi pilihan. Tetapi, itu terjadi beberapa tahun yang lalu,” ujar Guidotti, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Rabu (9/1/2019).

“Paolo Campinoti telah menggedor Ducati. Saya hampir menyerah pada godaan di satu titik, tetapi Paolo tidak mau menyerah, ia percaya kepada Ducati sampai akhir. Ternyata, langkah kami benar," tukasnya.

(dji)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini