MONTE CARLO – Pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow, mengungkapkan apa yang menjadi penderitaan terbesar selama berkarier sebagai rider MotoGP. Crutchlow menyebut bahwa tak pernah benar-benar pulih jadi cedera sebagai salah satu penderitaan yang dialami pembalap MotoGP.
Sama halnya dengan ajang-ajang balap lainnya, kejuaraan dunia MotoGP memang memberikan risiko besar terhadap para pembalapnya. Mulai dari ancaman cedera parah hingga kematian harus siap dihadapi oleh para pembalap MotoGP.

Cedera panjang pun menjadi salah satu hal yang paling sering diterima oleh para pembalap MotoGP. Bahkan ada beberapa pembalap tenar yang harus menyudahi karier balapnya lantaran mendapatkan cedera berkepanjangan.
Baca Juga: Nakagami Senang Bisa Kembali Jadi Partner Crutchlow di MotoGP 2019
Crutchlow pun mengakui bahwa cedera yang diderita para pembalap MotoGP sendiri sejatinya tidak pernah benar-benar pulih. Namun segalanya mampu ditahan oleh para pembalap demi bisa terus berpartisipasi dalam balapan.

“Pembalap tak pernah 100% fit di olahraga ini. Tidak ada pembalap MotoGP yang begitu. Kami semua mempunyai sesuatu atau cedera yang masih menghantui,” ucap Crutchlow, seperti disadur dari RACER, Kamis (3/1/2019).
“Jika Anda lihat Marc, ia berkendara dengan bahu yang bisa lepas setiap dua menit. Vale juga patah kaki pada 2017 dan saya yakin cedera masih memengaruhinya. Tapi memang tak ada pembalap yang mau duduk manis di rumah menonton balapan,” tuntas pembalap asal Inggris tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.