HAMAMATSU - Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, telah menunjukkan performa maksimalnya saat tampil pada MotoGP Australia, di Sirkuit Phillip Island, Minggu 28 Oktober 2018. Sebab, Iannone bisa mengakhiri balapan dengan menduduki posisi kedua.
Meskipun begitu, Iannone merasa Suzuki masih harus terus melakukan perbaikan demi mendapatkan hasil maksimal di balapan selanjutnya pada MotoGP Malaysia, di Sirkuit Sepang, Minggu 4 November 2018. Maklum saja, keberhasilan Iannone naik ke atas podium di Australia juga terbantu dengan beberapa insiden yang terjadi saat balapan berlangsung.

Ambil contoh, insiden senggolan motor antara Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 3) dan Marc Marquez (Repsol Honda). Akibat insiden itu, Zarco harus langsung gugur akibat terjatuh, sedangkan Marquez mampu melanjutkan balapan untuk sementara waktu.
BACA JUGA: Iannone Tak Akan Pernah Paham Alasan Suzuki Mendepaknya
Akan tetapi, pembalap Honda itu akhirnya memutuskan untuk kembali ke garasi akibat kerusakan yang dialami motornya pasca insiden dengan Zarco. Alhasil, Marquez yang dijagokan untuk jadi jawara dari MotoGP Australia pun tidak bisa tampil hingga akhir balapan. Ketidakberadaan Marquez dinilai ikut memengaruhi hasil yang Iannone dapatkan di Sirkuit Phillip Island pada akhir pekan lalu itu.

Disamping itu, Iannone pun sedikit mencurahkan isi hatinya yang akan berpisah dengan Suzuki pada akhir musim ini. Menurut dia, jika tetap dipertahankan Suzuki maka kombinasi keduanya akan menghadirkan hasil positif pada MotoGP 2019.
“Masih ada banyak hal yang harus diperbaiki, tetapi bukan lagi hak saya untuk mengatakan ke arah mana kami harus berkembang lagi (untuk MotoGP 2019). Saya hanya bekerja untuk akhir pekan. Tapi saya pikir jika kami terus bersama, maka ada banyak hal yang bisa dilakukan," ungkap Iannone, seperti yang diwartakan Autosport, Rabu (31/10/2018).
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.