ARAGON – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku tak ingin mengulang situasi musim lalu yang membuatnya trauma. Baginya persaingan sengit dalam merebut gelar juara dunia MotoGP pada musim 2017 adalah hal yang paling sulit.
Kala itu, Marquez harus bersaing ketat melawan pembalap Tim Ducati yakni Andrea Dovizioso untuk merebut gelar juara dunia MotoGP 2017. Perebutan gelar yang begitu ketat membuat kepastian sang juara dunia pun harus ditentukan pada seri balapan terakhir yang digelar di Sirkuit Valencia, Spanyol.

Pembalap berjuluk The Baby Alien itu mengaku secara mental ia mengalami tekanan yang begitu tinggi. Bahkan ia harus mengalami rambut rontok karena dilanda kecemasan dalam berjuang mempertahankan gelar juara.
Baca juga Marquez Sebut MotoGP 2016 dan 2017 Jadi Awal Musim Paling Buruk
“Tahun lalu (paling sulit). Saya perlu istirahat secara psikologis. Saya harus mengistirahatkan diri dari tekanan. Saya bahkan mengatakan selama musim itu rambut saya mulai rontok dan itu karena cemas,” ungkap Marquez, mengutip dari Paddock-GP, Senin (1/10/2018).

Kala itu Marquez harus diakui memulai awal musim dengan buruk. Meski pada akhirnya sukses membuat keadaan menjadi baik kembali, tetapi Marquez menyatakan tidak ingin mengulang situasi tersebut. Maka pada musim ini, Marquez pun berusaha keras untuk bisa membuat start yang baik dengan mengoleksi beberapa kemenangan di MotoGP 2018.
“Situasi tahun lalu tidak ingin saya ulang, terutama awal musim. Saat itu saya pikir saya tidak bisa (menjadi juara dunia), bahkan ketika saya merasa bisa (menjadi juara dunia) tiba-tiba ada Dovizioso,” pungkasnya.
(Bagas Abdiel)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.