Tak ayal, hal tersebut membuat Momota yang sedang unggul berada dalam tekanan. Skor yang semula 14-19, pada akhirnya justru dibalikkan oleh Anthony menjadi 20-19. Momota kemudian memang mampu bangkit sejenak dengan menyamakan kedudukan. Akan tetapi, pada akhirnya Anthony mampu menutup gam pertama dengan kemenangan 23-21.

Di game kedua, Momota yang tak ingin membuang kesempatan meraih gelar juara, lekas tancap gas mendulang poin. Hal ini sempat membuat Anthony tercecer 5-8 dari Momota. Anthony bahkan nampak kesulitan mengejar perolehan poin wakil Jepang itu, karena secara bertahap Momota terus menambah poin dan mempertahankan keunggulannya, 8-11, 9-13, hingga 12-15.
Kendati demikian, begitu Momota menyentuh poin 16, Anthony kembali bangkit dan mengejar ketertinggalannya. Anthony menyamakan kedudukan menjadi 16-16, hingga kemudian mencuri keunggulan 18-17, dan kemudian menang dengan skor 21-19. Dengan hasil tersebut, Anthony pun dinobatkan sebagai peraih gelar juara China Open 2018 nomor tunggal putra.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.