BOLOGNA – Pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, pada akhirnya harus menyelesaikan balapan di posisi ke-17 kala mentas di Sirkuit Misano dalam gelaran MotoGP San Marino 2018. Dalam balapan tersebut, Lorenzo sebenarnya tampil apik sejak awal. Akan tetapi, pada dua lap terakhir ia terlalu memaksakan diri yang membuatnya tergelincir dan terjatuh.
Pada saat berada empat lap jelang balapan terakhir, di mana Lorenzo menempati posisi kedua, ia sebenarnya telah memperhitungkan kecepatannya untuk bisa mengejar rekan setimnya, Andrea Dovizioso, yang menempati posisi terdepan. Akan tetapi, perhitungan Lorenzo yang telah matang tersebut dirusak oleh Marc Marquez yang membuntutinya tepat di belakang (posisi tiga).
(Baca juga: Ciabatti: Marquez adalah Mimpi Buruk Ducati di Aragon!)

Ketika memasuki dua lap terakhir, Lorenzo merasa perhitungannya sudah rusak, sehingga ia harus memaksakan diri menambah kecepatan guna mengejar Dovi. Kendati begitu, harus disayangkan karena pada akhirnya ia justru terjatuh yang membuatnya finis ke-17. Lorenzo menjelaskan bahwa ia memang sengaja mengambil risiko besar untuk bisa mengejar Dovi.