“Kami ingin pembalap top berada di paddock. Sayangnya itu tidak bisa, karena secara fisik dan mental belum siap untuk ini, kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kami tidak bisa memaksanya, tetapi ada juga yang kecewa. Kami sempat berusaha untuk mendatangkan Dani (Pedrosa), tapi semua belum bisa terwujud,” ungkap Razali seperti yang diwartakan Marca, Kamis (30/8/2018).

Akan tetapi, usaha Petronas Yamaha untuk membawa Pedrosa sebagai pembalap utama mereka sepertinya menemui jalan buntu, sebab sang pembalap lebih memilih untuk pensiun dan mengakhiri kariernya di kelas utama pada akhir musim ini.
(Fetra Hariandja)