LESMO – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, tengah merasakan kekecewaan yang mendalam lantaran tampil buruk di MotoGP Austria 2018. Menurut Vinales, penampilannya di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, pada akhir pekan lalu jauh lebih buruk ketimbang saat musim debutnya di MotoGP pada 2015.
Pada musim debutnya di kelas MotoGP, Vinales memang berhasil finis di posisi yang lebih apik saat melakoni balapan di Sirkuit Red Bull Ring. Pembalap asal Spanyol itu dapat finis di posisi ke-11. Sementara itu, pada musim ini, ia hanya dapat menyelesaikan perlombaan di posisi ke-12.

Tentu saja, hasil ini membuatnya merasa begitu kecewa. Sebab, Vinales sendiri mengaku telah berusaha tampil semaksimal mungkin saat melakoni balapan seri ke-11 MotoGP 2018 itu. Tetapi, usahanya tak dapat membuahkan hasil sedikit pun.
BACA JUGA: Penyebab Yamaha Tampil Melempem di MotoGP Austria 2018
Menurut Vinales, hal ini terjadi lantaran beberapa masalah yang terjadi pada kendaraannya. Dengan kondisi ini, kendaraannya pun tak dapat berakselerasi dengan optimal. Alhasil, Vinales gagal menghadapi persaingan ketat di Sirkuit Red Bull Ring dan harus tercecer ke posisi ke-12.

“Bagi saya, itu (MotoGP Austria 2018) adalah akhir pekan terburuk saya sejak berada di MotoGP. Bahkan, pada 2015, hal seperti ini tidak pernah terjadi. Saya harus mengatur ulang semuanya. Saya mencoba untuk memberikan yang terbaik, saya telah melakukan segala hal yang saya bisa tapi tak kunjung membuahkan hasil yang baik,” ujar Vinales, sebagaimana dikutip dari Tuttomotoriweb, Sabtu (18/8/2018).
(Djanti Virantika)