Rider berjuluk Baby Alien itu mengaku sengaja memacu motornya sekencang mungkin di awal guna membuka jarak aman. Semua dilakukan agar ketika finis, hanya ada satu motor Ducati yang berada dekat padanya.

“Saya mencoba mengubah strategi dengan melaju kencang di awal karena tujuan akhirnya adalah tiba di fase akhir balapan dengan hanya satu Ducati. Sebab, bertarung dengan Ducati sangat sulit bagi kami. Cara kami berhasil,” tukas Marquez, dinukil dari Motorsport, Senin (13/8/2018).
Ia menjelaskan, kesuksesan memisahkan Ducati membuatnya hanya kehilangan lima poin dari sang pemenang. Apabila finis di belakang duo pabrikan asal Italia itu, Marquez harus kehilangan sembilan poin dari sang pemenang seperti yang terjadi di MotoGP Republik Ceko pekan lalu.
(Fetra Hariandja)