nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rossi Tegaskan Peluangnya Juarai MotoGP 2018 Sangatlah Kecil

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 13 Juni 2018 09:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 12 38 1909691 rossi-tegaskan-peluangnya-juarai-motogp-2018-sangatlah-kecil-pzQlC9rzOS.jpg Valentino Rossi (Foto: AFP)

LESMO – Pembalap senior milik Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, memberikan pandangan terkait peluangnya keluar sebagai juara dunia di MotoGP musim 2018. Ia mengaku peluangnya untuk merealisasikan target itu memang sangatlah kecil.

Sebagaimana diketahui, penampilan Rossi di MotoGP 2018 memang sempat inkonsisten. Tampil luar biasa di seri pembuka, Rossi justru mengalami penurunan performa pada tiga seri selanjutnya. Bahkan Rossi sempat finis di urutan ke-19 ketika mentas di seri Argentina.

Valentino Rossi

Beruntungnya, Rossi mampu kembali tampil menjanjikan dalam dua balapan terakhir atau tepatnya di Prancis dan Italia. Bahkan dalam dua balapan tersebut, The Doctor –julukan Rossi– mampu meraih podium ketiga.

Baca Juga: Rossi Harapkan Lorenzo Sukses Bersama Honda

Keberhasilan Rossi mengunci podium ketiga dalam dua balapan terakhir menjadikannya sebagai salah satu kandidat juara dunia tahun ini. Namun Rossi sendiri mengaku ragu apakah dirinya benar-benar bisa bersaing dengan sejumlah pesaingnya dalam perburuan titel juara dunia MotoGP 2018.

“Bagi saya secara pribadi, tidak terlalu. Pasalnya, untuk bertarung demi gelar, juara dunia kami harus lebih cepat. Jika Anda melihat klasemen sementara, 23 poin bukanlah selisih yang besar,” ucap Rossi, seperti disadur dari Motorsport, Rabu (13/6/2018).

Valentino Rossi

“Saya dan seluruh tim Yamaha akan berusaha maksimal, namun saat ini saya belum cukup cepat untuk bertarung demi gelar. Kami meningkatkan keseimbangan motor secara mekanis dengan beberapa komponen berbeda, dan kami bisa memanfaatkan hal baik dari Yamaha,” sambungnya.

Baca Juga: Rossi Nilai Keputusan Lorenzo Pindah ke Honda Sangatlah Berani

“Khususnya saat kualifikasi dan lap-lap awal, di mana ban masih memiliki grip. Tapi untuk balapan, khususnya paruh kedua di mana ban sudah mulai terkikis, atau gripnya menurun, kami lebih kesulitan dibanding Honda dan Ducati. Kami harus bekerja dalam area berbeda untuk memperbaiki komponen tersebut.”

“Bagi saya, masalahnya sudah sangat jelas, dan Yamaha harus bekerja dan coba memperbaikinya. Sejujurnya, ini adalah akhir pekan yang baik. Saya tidak mengira akan mendapatkan pole position, saya mengharapkan podium tapi saya tidak tahu apakah saya dapat menggapainya,” tuntasnya.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini