nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Novak Djokovic Masih Salah Satu Petenis Terbaik Sepanjang Masa

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 12 Juni 2018 01:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 11 40 1909400 novak-djokovic-masih-salah-satu-petenis-terbaik-sepanjang-masa-UbRXiZjcH0.jpg Petenis Serbia, Novak Djokovic (Foto: Reuters)

PARIS – Petenis berpaspor Serbia, Novak Djokovic, masih belum bisa menampilkan performa terbaiknya sejak kembali dari masa rehatnya karena cedera. Teranyar, dalam gelaran Prancis Open 2018, Djokovic hanya mampu mencapai babak perempatfinal. Akan tetapi, mantan petenis dunia, Alex Corretja, tetap menilai kalau Djokovic masih salah satu dari petenis terbaik yang pernah ada.

Diakui oleh Corretja kalau saat ini performa Djokovic memang belum memuaskan. Bahkan, peringkat Djokovic pun terjun bebas di tangga tenis dunia hingga menduduki posisi ke-21. Terakhir kali Djokovic memenangkan kejuaraan adalah setahun lalu kala tampil di Turnamen Internasional Aegon. Semenatara untuk level grand slam, terakhir kali Djokovic juara adalah pada 2016 di ajang Australia Open.

(Baca juga: Nadal Tak Miliki Ambisi Saingi Perolehan Gelar Grand Slam Federer)

Novak Djokovic

Kendati demikian, jika menilik pada prestasi yang diraih Djokovic selama ini, dengan 12 gelar grand slam yang diraihnya, maka Corretja meyakini kalau Djokovic masih layak berada di daftar petenis terbaik sepanjang masa. Lebih lanjut, ia pun meyakini kalau mantan petenis nomor satu dunia itu bakal kembali ke performa terbaiknya lagi. Dengan kata lain, Corretja percaya kalau masa Djokovic belum habis.

Novak Djokovic

“Prestasinya sangat tinggi. Saya suka Novak. Saya pikir semangat bertarungnya luar biasa. Dia telah memenangkan 12 gelar juara grand slam, sangat banyak ATP Finals. Dia berhasil bermain bagus di lapangan jenis apapun. Dia adalah petenis yang sempurna,” puji Corretja, seperti dilansir Express, Selasa (12/6/2018).

“Posisinya berada di sekitar lima besar (petenis terbaik sepanjang masa) pastinya, dan dia masih memiliki waktu ke depannya, jadi kami seharusnya menunggu. Dia bisa menjadi agresif, dia bisa bertahan, dia memiliki DNA juara,” tuntas Corretja.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini