nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Umur Nadal dan Federer di Dunia Tenis Dinilai Sisa 2 Tahun Lagi

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 03 Desember 2018 07:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 03 40 1985930 umur-nadal-dan-federer-di-dunia-tenis-dinilai-sisa-2-tahun-lagi-fjDIrX5Rli.jpg Roger Federer dan Rafael Nadal (Foto: AFP)

LONDON – Tentunya bukan rahasia lagi bahwa dalam beberapa tahun terakhir dunia tenis dikuasai oleh Rafael Nadal dan Roger Federer. Kendati demikian, menurut mantan juara Wimbledon, Richard Krajicek, masa-masa emas dua petenis top dunia itu hanya akan bertahan dua tahun lagi, sebelum tergeser oleh petenis lainnya.

Musim 2017 dapat dibilang merupakan musimnya Federer dan Nadal. Bagaimana tidak, pasalnya kedua petenis tersebut saling berbagi gelar juara grandslam. Federer memenangkan Australia Terbuka dan Wimbledon, sedangkan Nadal menjadi kampiun di Prancis Terbuka dan AS Terbuka.

(Baca juga: Mantan Pelatih Federer Sebut Nadal dan Djokovic Munafik)

Rafael Nadal

Kendati demikian, di musim 2018, dominasi Nadal dan Federer mulai tergeser sejak kembalinya Novak Djokovic usai mengalami cedera. Tercatat, pada 2018 Nadal dan Federer masing-masing hanya mampu memenangkan satu gelar juara grand slam, sedangkan dua lainnya menjadi milik Djokovic.

Melihat perkembangan yang ditunjukkan Djokovic, Krajicek meyakini kalau petenis asal Serbia itu akan mampu menjadi pemuncak dunia dalam beberapa waktu ke depan. Sementara itu, untuk Nadal dan Federer diprediksi kalau masa-masa emasnya hanya tersisa dua tahun lagi, mengingat usia kedua petenis tersebut yang juga semakin menua.

Roger Federer

“Saya telah mengatakan selama kurang lebih setahun bahwa tahun-tahun terakhir mereka (Nadal dan Federer) telah dekat. Sekarang saya merasa bahwa keduanya akan bertahan selama dua tahun lagi. Saya yakin bahwa mereka akan dapat memenangkan turnamen Grand Slam di arena favorit mereka,” ujar Krajicek, mengutip dari Express, Senin (3/12/2018).

“Jadi Nadal masih bisa menang di lapangan tanah liat di Prancis Terbuka dan Federer di lapangan rumput di Wimbledon. Federer bisa melihat Olimpiade 2020 di Tokyo sebagai momen untuk mengucapkan selamat tinggal. Dia sangat menyukai permainan yang ingin dia teruskan,” lanjutnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini