nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Pelatih Federer Sebut Nadal dan Djokovic Munafik

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 27 November 2018 08:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 27 40 1983262 mantan-pelatih-federer-sebut-nadal-dan-djokovic-munafik-1SjByWwE7A.jpg Petenis Serbia, Novak Djokovic (Foto: Reuters)

LONDON – Mantan pelatih Roger Federer, Paul Annocone, menyebut para petenis top seperti Novak Djokovic dan Rafael Nadal adalah orang-orang munafik. Pernyataan Annocone tersebut terlontar lantaran Federer dalam beberapa waktu terakhir ini mendapat komentar pedas, termasuk dari Djokovic dan Nadal.

Kejadian bermula ketika Julien Benneteau menuduh kalau pihak Grand Slam memberikan perlakuan istimewa kepada Federer di dalam turnamen bergengsi tersebut. Perlakuan istimewa yang dimaksud oleh Benneteau adalah mengenai jadwal pertandingan yang didapat oleh Federer.

(Baca juga: Marin Cilic Bangga Bawa Kroasia Juarai Piala Davis 2018)

Roger Federer

Seolah sepakat dengan ucapan Benneteau tersebut, Djokovic dan Nadal pun ikut buka suara soal isu itu. Sayangnya, pernyataan kedua petenis top dunia tersebut terkesan menyudutkan Federer. Tak ayal, hal itu membuat Annocone geram. Ia menyebut Nadal dan Djokovic adalah orang-orang munafik. Pasalnya, ia menganggap Nadal dan Djokovic paham bahwa di dalam olahraga tenis, terkadang mendapatkan perlakuan istimewa adalah sesuatu yang lumrah, di mana mereka sendiri pun pernah merasakannya.

Rafael Nadal

“Ketika masalah ini muncul, saya berkata, Ya? Dan lalu? Ini terjadi di setiap turnamen. Saya ambil bagian dalam banyak rapat di mana saya masuk dan mereka berkata, Pete Sampras ingin bermain hari ini, Roger Federer ingin bermain hari ini, begitu pun Tim Henman,” beber Annocone, menukil dari Tennis365, Selasa (27/11/2018).

“Anda melakukannya di setiap turnamen. Dan saya dapat menjamin itu, saya telah ada di sana bersama pelatih Nadal, Djokovic. Mereka semua memintanya. Mereka tidak selalu mendapatkannya, namun orang-orang ini memegang mantel untuk semua orang sekarang dan mereka harus mendapatkan perlakuan istimewa,” lanjut Annocone.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini