Taramasso: Sirkuit Mugello Miliki Kesulitan Tersendiri bagi Pembalap

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 30 Mei 2018 12:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 30 38 1904410 taramasso-sirkuit-mugello-miliki-kesulitan-tersendiri-bagi-pembalap-G9vbYA51zx.jpg Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso(Foto: Laman Resmi MotoGP)

MUGELLO – Manajer Michelin, Piero Taramasso, mengakui bahwa balapan MotoGP selanjutnya di Sirkuit Mugello memiliki tantangan tersendiri bagi setiap pembalap. Tiap rintangan tersebut akan memberikan beban tersendiri bagi ban yang digunakan oleh tiap pembalap yang berlaga.

Mugello memang merupakan salah satu sirkuit yang memiliki kesulitan tersendiri untuk ditaklukkan. Sirkuit kebanggaan publik Italia tersebut memiliki kombinasi tikungan yang menakutkan dan membutuhkan kejelian untuk melaluinya.

Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso (Foto: Laman Resmi MotoGP)

Selain kombinasi tikungan yang merepotkan, Sirkuit Mugello juga memiliki lintasan lurus yang dapat ditempuh hingga kecepatan lebih dari 350 Kilometer per jam. Dengan kesulitan seperti itu, maka ban Michelin dituntut menampilkan performa terbaik demi membantu pembalap yang berlaga.

BACA JUGA: Michelin Siap Berikan yang Terbaik bagi Para Pembalap MotoGP di Sirkuit Mugello

Selain itu, letak Sirkuit Mugello yang berada di dekat pegunungan Tucany membuat kondisi lintasan menjadi lebih lembab dan basah akibat hujan. Michelin dapat mengatasi hal itu dengan ban Power Rain dengan yang bertipe lunak dan sedang untuk bagian depan serta belakang, apabila hujan terjadi. Dua jenis ban itu memiliki desain asimetris, yang menampilkan bahu keras dengan bagian depan simetris.

Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso (Foto: Laman Resmi MotoGP)

“Setelah kegembiraan di balapan rumah Michelin (Sirkuit Le Mans), kami sekarang menuju jalur yang memiliki tempat tersendiri di benak banyak orang, namun juga sangat rumit dan menuntut Michelin tampil lebih baik. Ban harus bekerja dengan sangat keras melalui variasi sudut dan kemudian memberikan stabilitas yang baik dengan pengereman yang sulit,” tukas Taramasso, seperti yang diwartakan Road Racing World, Rabu (30/5/2018).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini