AUSTIN – Rider Tim Marc VDS, Franco Morbidelli, tidak bisa berbicara banyak saat menjalani balapan seri ketiga MotoGP 2018. Pada balapan yang dihelat di Circuit of the America (COTA), Austin, Amerika Serikat itu, Morbidelli hanya bisa menyelesaikan balapan di posisi ke-21.
Setelah hasil mengecewakan di Austin, Morbidelli mengatakan akan mengubah gaya balapnya di lintasan. Dirinya juga menilai penampilan buruknya pada GP Austin dikarenakan dirinya tidak menerapkan strategi yang cocok di atas kuda besinya. Rider asal Italia itu finis lebih dari satu menit di belakang pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, yang keluar sebagai juara pada balapan tersebut.
Saat ini, Morbidelli berada di posisi ke-17 klasemen sementara pembalap MotoGP 2018 dengan perolehan enam poin. Dirinya berada satu strip di atas pembalap rookie Tim LCR Honda, Takaaki Nakagami, yang berada di posisi ke-18.
"Saya berjuang keras selama balapan ini untuk bisa bersaing di depan dengan gaya balapan saya. Sekarang, kami perlu memahami alasan atas hasil buruk ini dan bekerja keras untuk meningkatkannya,” ujar Morbidelli, dikutip dari Crash, Selasa (24/2/2018).
BACA JUGA:Iannone Bahagia Penantian Podiumnya Terwujud di Austin

(Franco Morbidelli, Foto: MotoGP)
“Saya merasa saya harus menemukan cara saya sendiri untuk mengatur dan mengendarai motor ini dengan gaya saya. Saat ini, saya merasa belum mendapat set-up yang pas,” lanjutnya.
Mantan juara dunia Moto2 itu juga mengaku belum mendapatkan pengaturan yang pas atas RC213V miliknya. Meski begitu, Morbidelli tetap menghargai kerja keras rekan-rekan timnya. Pembalap berusia 23 tahun itu juga berjanji untuk tampil lebih baik pada balapan selanjutnya.
BACA JUGA: Kegagalan di Austin Buat Petrucci Makin Termotivasi Tampil Apik di Jerez

(Franco Morbidelli, Foto: MotoGP)
"Pada pertengahan balapan saya memiliki masalah dengan bagian depan dan sulit untuk mengendalikan motor saya. Di trek ini, kami tidak pernah menemukan pengaturan yang benar-benar nyaman meskipun pekerjaan dari tim ini brilian dalam membantu saya untuk belajar sebagai seorang pemula. Kami termotivasi untuk tampil lebih baik," tutur Morbidelli.
"Sangat sulit di trek ini. Pada gilirannya, ketika Anda memulai kembali di grid, itu adalah kesulitan besar di sana. Saya kehilangan beberapa posisi dan terjebak di belakang sana untuk beberapa lap,” tutup rekan satu tim Thomas Luthi tersebut.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.