Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Marko Akui Tak Terkesan dengan Renault Usai Alami kerusakan di Bahrain

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Rabu, 11 April 2018 |22:15 WIB
Marko Akui Tak Terkesan dengan Renault Usai Alami kerusakan di Bahrain
Dr Helmut Marko (Foto:AFP)
A
A
A

SHAKIR – Direktur pengembang Red Bull, Dr Helmut Marko, mengaku tidak terkesan dengan Renault setelah melihat kegagalan yang dialami oleh Daniel Ricciardo saat mengaspal di Grand Prix (GP) Bahrain pada Minggu 8 April 2018.

Sebelumnya, tim berlogo Banteng Merah ini memulai balapan di sirkuit padang pasir dengan harapan bdapat meraih kemenangan. Pasalnya Renault telah banyak melakukan pengembangan mesin yang membuat Red Bull tampil kompetitif sepanjang akhir pekan.

Namun, seperti dewi fortuna tidak memihak kepada tim asal Austria tersebut. Impian mereka untuk mengamankan podium di Sirkuit Shakir harus kandas dalam dua lap.

Ricciardo gagal melanjutkan perlombaan setelah dua menit mengaspal di Bahrain. Pembalap berkebangsaan Australia tersebut menderita masalah kerusakan mesin. Sementara mobil Max Verstappen rusak akibat tidak sengaja menabrak sayap depan mobil Lewis Hamilton.

Alhasil dalam balapan kali ini, tidak ada satu pun wakil Red Bull yang berhasil melaju hingga garis finis. Jelas hal ini membuat Marko menjadi tidak senang, pasalnya Red Bull tengah berupaya untuk meraih gelar juara F1 musim 2018.

“Masalah Ricciardo bukanlah yang pertama kali terjadi. Apa yang dapat Anda lakukan ketika masalah teknis menghentikan Anda sepenuhnya? Kami tidak beruntung dengan Max, dia mendapat pukulan berat. Kecelakaan tersebut telah merusak roda dan diff karena terbentur dengan sangat keras,” cetus Marko, sebagaimana diberitakan Planet F1, Rabu (11/4/2018).

“Pertama kami harus menyelesaikan kualifikasi kami, tetapi kami membutuhkan mesin yang lebih cepat dan andal,” tuntasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement