nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Poncharal Pede Zarco Akan Bertahan di Tech 3 pada MotoGP 2019

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 10 Maret 2018 16:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 10 38 1870786 poncharal-pede-zarco-akan-bertahan-di-tech-3-pada-motogp-2019-wXh1i89hS6.jpg Johann Zarco (Foto: AFP)

BORMES LES MIMOSAS – Bos Tim Tech 3, Herve Poncharal, memiliki keyakinan bahwa pembalapnya, Johann Zarco akan melanjutkan karier MotoGP bersama timnya. Hal tersebut ia sampaikan mengingat pada MotoGP 2019 mereka tidak akan menyewa motor dari Yamaha.

Pembalap berpaspor Prancis itu saat ini bisa dikatakan sebagai salah satu pembalap yang paling banyak diminati oleh tim MotoGP. Bahkan KTM pun secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk menandatangani kontrak pada 2019.

Kini, harapan KTM untuk memiliki Zarco sedikit terbuka lebar. Pasalnya setelah hengkang dari Yamaha, Tech 3 akan hijrah bersama KTM pada 2019. Namun, kontrak pembalap berusia 28 tahun itu bersama Tech 3 akan berakhir usai MotoGP 2018. Jadi segala kemungkinan bisa saja terjadi.

Baca juga Manajer: Semua Tim Pabrikan Ingin Memboyong Zarco!

Tapi Poncharal sangat optimis bahwa peraih gelar pembalap rookie terbaik pada musim lalu itu akan tetap melanjutkan kontraknya di Tech 3. Meski akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan, tapi semua hal bisa terjadi di dunia ini.

“Johann Zarco dan manajer pribadinya, Laurent Fellon akan melihat semua pilihan, tapi itu akan menjadi mimpi untuk memilikinya bersama kami, dan saya akan mengatakan ini bukan tidak mungkin,” Poncharal, mengutip dari Motorsport, Sabtu (10/3/2018).

“Saya tidak tahu apakah saya mengatakan itu adalah kemungkinan kuat atau kemungkinan yang cukup kuat, tapi iniadalah kemungkinan dan ini adalah sesuatu yang ingin saya lihat terjadi,” tambahnya.

Baca juga Manajer Minta Zarco Tetap Fokus Balapan di MotoGP 2018

Tetapi Pocnharal juga menegaskan bahwa ia tidak akan memaksa Zarco untuk tetap tinggal bersama mereka. Ia akan membebaskan pembalapnya itu untuk melakukan penawaran dengan tim lain dan akhirnya keputusan ada di tangannya sendiri.

“Saya akan membiarkanya untuk memutuskan karena hal terakhir yang ingin Anda lakukan adalah mendorongnya untuk melakukan sesuatu yang bisa dia sesali (Terserah dia untuk pergi ke bursa untuk memeriksa setiap tawaran yang bisa dia dapatkan dan putuskan),” lanjutnya.

“Dia bisa melihat semua pilihan tapi dia tahu ke mana kami pergi. Saya pikir dia juga senang dengan tantangan ini,” tutupnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini