Selama 12 hari gelaran PON Bali NTB 2024 nanti, akan disuguhkan pesta olahraga nasional yang dikemas dalam bentuk "sport", "tourism", and "culture", sesuai dengan citra Provinsi NTB dan juga Bali sebagai daerah wisata yang kaya dengan seni dan budaya.
Sedangkan kesiapan dari sisi infrastruktur, diakui sangat representatif. Semua 'venue' yang ada di Kota Mataram juga tinggal membutuhkan pembenahan dan perbaikan-perbaikan kecil saja.
"Potensi kita sebenarnya luar biasa, prestasi di bidang olah raga juga luar biasa. Buktinya 15 anak NTB saat ini berada dalam tim Indonesia di Asian Games. Tapi kadang percaya diri kita yang masih kurang," ujarnya.
Sementara dari hasil kunjungan tim KONI Pusat yang dipimpin oleh Ketua Bidang Pembinaan Organisasi Mayjen TNI (Purn) Suwarno, disimpulkan bahwa dukungan dari semua pemangku kepentingan baik di provinsi maupun di kabupaten/kota sangat besar untuk mewujudkan Bali dan NTB sebagai tuan rumah PON 2024.
Suwarno juga mengatakan bahwa hasil kunjungan juga mendapati beberapa potensi di Kota Mataram yang bisa dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan bagi cabor tertentu, yang belum dimasukkan dalam koridor.