Image

Iannone Banyak Belajar dari Musim 2017 dalam Tunggangi GSX-RR

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 10 Februari 2018 03:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 09 38 1857403 iannone-banyak-belajar-dari-musim-2017-dalam-tunggangi-gsx-rr-dTpWmLHnbw.jpg Andrea Iannone (Foto: laman resmi Suzuki)

HAMAMATSU – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, mengaku telah banyak belajar dari musim lalu dalam menunggangi GSX-RR. Pasalnya pada musim lalu, The Maniac Joe –julukan Iannone– baru menjajal motor Suzuki setelah sebelumnya bergabung bersama Ducati.

Pada musim 2017, Iannone harus memulai debutnya kurang baik di Suzuki karena memiliki persoalan adaptasi. Namun begitu, rekan setim dari Alex Rins itu optimis bahwa pada musim 2018 ia akan kembali mengancam pembalap lain.

Hal tersebut ia yakini karena saat ini motornya sudah berubah lebih baik dan memiliki pengalaman dengan GSX-RR. Bahkan Iannone sangat optimis bahwa pada tahun ini ia akan kembali kompetitif untuk berjuang dalamp perebutan gelar juara dunia.

Baca juga Miller: Mengendarai RC213V Bagaikan Berada di Ujung Pisau

“Kami belajar dari tahun lalu. Sekarang saya memiliki pengalaman lebih dengan motor dan tim memiliki lebih banyak pengalaman dengan saya,” ungkap Iannone, mengutip dari Crash, Sabtu (10/2/2018).

“Motor kini telah berubah sedikit, saya yakin ini ke arah yang baik dan saya merasa positif. Saya yakin. Tapi yang pasti ini juga merupakan tahun yang paling kompetitif dalam kejuaraan,” tambah pembalap berpaspor Italia itu.

Namun begitu, pembalap berusia 28 tahun itu menyadari bahwa persaingan di kelas MotoGP tidak semudah yang dibayangkan. Ia percaya bahwa pembalap-pembalap yang superior di MotoGP masih menjadi pesaing terberat untuk merebut gelar juara pada musim 2018.

Baca juga Meregalli: Pendapat Rossi Soal Motor Yamaha Musim 2018 Lebih Berharga ketimbang Vinales

“Banyak pembalap sangat cepat dan motor semuanya sangat, sangat ketat. Banyak pembalap memiliki kesempatan bagus untuk tetap di depan. Ini adalah kejuaraan yang ketat, tapi kami akan berusaha sebaik mungkin,” lanjut pembalap bernomor motor 29 itu.

Pada musim lalu, Iannone harus puas berada di posisi 13 dengan raihan 70 poin. Posisi tersebut merupakan tempat terburuk baginya selama berkarier di kelas MotoGP.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini