Image

Persaingan Sengit Rossi-Gibernau di MotoGP Jerez 2005

Nanda Karlita, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018, 13:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 08 38 1841644 persaingan-sengit-rossi-gibernau-di-motogp-jerez-2005-qmkUkgTy6Z.jpg Valentino Rossi dan Sete Gibernau di Jerez 2005 (Foto: AFP)

PEMBALAP senior MotoGP, Valentino Rossi, hampir tak pernah lepas dari kontroversi di setiap musim yang dijalani. Seperti yang pernah terjadi saat balapan di Sirkuit Jerez, Spanyol pada MotoGP 2005. Saat itu, Rossi terlibat pertarungan dengan Sete Gibernau.

Saat balapan di Sirkuit Jerez, Rossi dan Gibernau bertarung hingga tikungan di lap terakhir untuk memastikan kemenangan. Saat memulai balapan, The Doctor –julukan Rossi– memulai race dari posisi terdepan.

(Baca juga: Kata Pembalap Pesaing soal Penampilan Rossi di Kelas 125 Cc)

Namun selepas balapan, Rossi harus berada di posisi tiga karena kalah dari Gibernau yang memimpin balapan dan mendiang Nicky Hayden yang menempati tangga kedua. Namun saat balapan menyisakan 11 lap lagi, Rossi menyalip Hayden.

Setelah menyalip pembalap dengan julukan The Kentucky Kid, Rossi langsung menipiskan jarak waktu dengan Gibernau. Hingga akhirnya, pembalap asal Italia itu mengalahkan Gibernau saat balapan menyisakan dua lap lagi.

Rossi akhirnya memimpin balapan di sirkuit dengan panjang 4,4 km itu sampai di putaran terakhir dengan bayang-bayang dari Gibernau di tempat kedua. Di pertengahan lap terakhir, Gibernau sempat mengudeta posisi Rossi di urutan terdepan.

Namun, dengan manuver Rossi di tikungan terakhir, pembalap yang kini berusia 38 tahun itu mampu memenangkan balapan. Sementara dengan sedikit senggolan dengan Rossi, Gibernau sempat keluar lintasan alias terseret ke gravel (sebaran pasir di pinggir lintasan) dan harus puas berada di tempat kedua.

Meski berhasil memenangkan balapan, Rossi mengakui bahwa pertarungannya dengan Gibernau memang berlangsung sulit. Namun, Rossi paham betul bahwa Gibernau akan sangat marah dengan penampilannya.

“Ini adalah pertempuran yang sulit dengan Gibernau. Dia sangat cepat hari ini dan melaju dengan sangat baik. Saya berada di depan dengan dua putaran untuk pergi dan melaju. Tapi sayangnya, saya membuat kesalahan besar di tengah putaran terakhir saat pengereman dan Gibernau berhasil melewatinya,” ujar Rossi usai balapan di Jerez pada MotoGP 2005, mengutip dari Crash, Senin (8/1/2018).

“Kami saling berpapasan lagi. Kami menyentuh dua atau tiga kali dan kemudian pada akhirnya saya melewatinya di tikungan terakhir. Pastinya ini adalah langkah yang sulit dan pasti Sete marah. Tapi ini adalah lomba,” tambahnya.

Meski terlibat perseteruan di atas lintasan, Gibernau nyatanya tak tersulut emosinya dan menganggap hal tersebut sangat wajar. Bahkan, pembalap berkebangsaan Spanyol itu mengaku tetap ingin terus balapan.

(Baca juga: Kesan Rossi saat Juara Dunia Pertama Kali di Ajang Grand Prix)

“Kami (Gibernau dan Rossi) melaju dengan sangat cepat di sepanjang balapan. Pada akhirnya saya, memperlambat sedikit untuk melihat di mana titik kuat dari Valentino berada. Kami saling menekan dan bersaing dan saya memiliki ketenangan pikiran bahwa saya melakukan semua yang saya bisa,” ujar Gibernau saat ditanya selepas balapan pada 2005, mengutip dari Crash.

“Saya tidak ingin balapan hebat seperti itu dikurangi menjadi apa yang terjadi di tikungan terakhir. Saya menyukai olahraga ini dan saya tidak ingin terlibat dalam politik. Saya hanya ingin tetap kuat dan tenang dan fokus pada impian kami. Saya memimpin balapan sejak awal, saya ingin melihat kecepatan Rossi dan saya pikir saya telah melakukan strategi yang baik,” tambah Gibernau.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini