Curahan Hati Lin Jarvis soal Movistar Yamaha di MotoGP 2017

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 12 Desember 2017 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 12 38 1829217 curahan-hati-lin-jarvis-soal-movistar-yamaha-di-motogp-2017-O0Yx9AGy5X.jpg Valentino Rossi dan Maverick Vinales (Foto: AFP)

LESMO – Bos Tim Movistar Yamaha, Lin Jarvis, mencurahkan isi hatinya soal performa timnya pada MotoGP musim ini. Pasalnya pada 2017, hasil kurang baik diperoleh tim pabrikan asal Jepang itu. Mereka total hanya mencatatkan empat kali kemenangan melalui dua pembalapnya yakni Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Meski begitu, raihan tersebut sedikit menyelamatkan Yamaha untuk tidak kehilangan podium pertama sama sekali dalam satu musim. Vinales memiliki kemenangan paling banyak dengan tiga kali menang di GP Qatar, Argentina dan Prancis serta Valentino Rossi satu kali kemenangan di GP Belanda.

Pada akhir klasemen tim, Movsitar Yamaha masih berada di posisi dua. Raihannya masih kalah dari Repsol Honda yang tampil menjadi pemenang. Sementara bagi pembalap Yamaha, Top Gun –julukan Vinales– harus puas berada di posisi ketiga, sementara The Doctor –julukan Rossi– menempati posisi kelima.

Baca juga Vinales Akui Kurang Aktif Minta Perbaikan Motor kepada Yamaha

“Kami setidaknya memiliki Maverick di tempat ketiga dalam papan klasemen. Jadi itu bukan suatu tahun yang berbahaya. Kami memenangkan empat balapan secara total. Tiga dengan Maverick di awal musim, satu dengan Vale di pertengahan musim,” ungkap Jarvis, mengutip dari Motorsport, Selasa (12/12/2017).

Padahal pada pramusim dan awal musim, penampilan Yamaha begitu apik, terutama pembalap anyar mereka yakni Vinales. Salah satu prestasinya adalah dengan meraih tiga kemenangan di balapan seri pertama, kedua dan kelima. Tetapi kesulitan akhirnya menimpa mereka di pertengahan musim. Bahkan berbagai cara telah dilakukan, termasuk menggunakan mesin 2016 untuk digunakan di beberapa seri terakhir.

Baca juga Maverick Vinales: Tanpa Kru, Saya Tidak Akan Finis Posisi 3 di MotoGP 2017

“Menang di awal, tapi tidak sejak Maverick (di seri kelima). Sedikit cerita musim ini. Kami memulai tes musim dingin tahun lalu yang sangat kuat. Kami memulai balapan awal dengan sangat kuat. Kami memenangkan tiga dari lima balapan pertama. Lalu kami mengalami kesulitan,” tambahnya.

“Kami mengalami kesulitan di mana kami tidak mengharapkannya, pada lintasan yang biasanya kami mampu. Kami mengalami kesulitan dari segi teknis dan mencoba untuk menyelesaikan masalah tersebut, terutama ketika kami mengalami low grip. Apakah itu karena kondisi aspal atau hujan,” pungkasnya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini