TAVULLIA – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, belum meraih podium utama dalam empat race terakhir sejak menjuarai Grand Prix (GP) Prancis 2017. Hingga seri kesembilan, ia sudah tiga kali meraih podium pertama.
Vinales tampil tercepat di GP Qatar dan Argentina 2017. Namun setelah itu, pembalap berjuluk Top Gun itu justru gagal finis saat melintas di GP Amerika Serikat dan Belanda.
Dengan hasil itu, Vinales menempati posisi kedua di klasemen sementara dengan raihan 124 poin. Pembalap berpaspor Spanyol itu hanya tertinggal lima poin dari Marc Marquez (Repsol Honda) di puncak klasemen paruh musim.
Vinales mengaku, dirinya mengalami kesulitan dengan performa motor YZR-M1 miliknya di beberapa seri balapan. Ia menyebut, perangkat elektronik menjadi salah satu permasalahan tunggangannya tersebut.
“Saya katakan entah mengapa, kami kesulitan dalam beberapa seri balapan terakhir. Kami memodifikasi sisi elektronik dan kami kehilangan banyak tenaga,” kata Vinales, seperti dilansir Motorsport, Sabtu (15/7/2017).
“Setiap balapan, kurang tenaga, kurang tenaga. Lalu sekarang sepertinya kami butuh lebih banyak tenaga dari elektronik. Kami benar-benar bingung dalam beberapa balapan. Dengan elektronik yang sama, kami harus berusaha mendapatkan kepercayaan diri yang dimiliki di awal musim ini,” jelasnya.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.