Keraguan publik nyatanya tidak membuat Rossi khawatir. Meski sadar usianya semakin menua, mantan pembalap Ducati itu menyatakan masih memiliki optimisme tinggi untuk membayar kegagalannya musim lalu melalui pertarungan musim 2016.
“Saya memiliki musim yang istimewa dalam dua musim terakhir. Finis di posisi dua dalam dua musim terakhir telah menunjukkan konsistensi saya. Saya yakin pada tahun ini Yamaha akan meningkatkan level kemampuan saya,” kata Rossi kepada GP Update, beberapa waktu lalu.
Jika bisa mencapai targetnya dengan menjadi juara di 2016, maka itu artinya Rossi akan menjadi salah satu pembalap tertua yang mampu menjuarai kompetisi balap kelas utama. Karena itu, The Doctor pun siap berjuang untuk mewujudkannya.
“Pada 2016, saya akan berusia 37 tahun dan bisa saja menjadi pemenang MotoGP tertua di kelas utama,” ujar Rossi kepada Speedweek.
Melihat besarnya optimisme yang dimiliki, sikap Rossi patut diberikan apresiasi. The Doctor selalu ingin membuktikan usia tua bukan hambatan untuk meraih prestasi tertinggi. Rasa lapar dalam dirinya masih terlihat jelas, meski sudah berada di usia yang semakin dekat dengan angka kepala empat.
(Zanel Farha Wilda)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.