VALENTINO Rossi selama ini dikenal sebagai salah satu ikon dan legenda hidup MotoGP. Status tersebut diraih bukan hanya karena prestasi yang sudah dibukukan, melainkan juga karena eksistensinya di dunia balap, meski usianya sudah tidak muda lagi.
Pada 2015, Rossi yang saat itu berusia 36 tahun, menjadi pembalap tertua yang ikut bertarung di kompetisi MotoGP. Meski demikian, hasil di akhir musim mampu membuktikan usia tua bukan hambatan bagi The Doctor untuk bersaing dengan para pembalap yang jauh lebih muda.
Musim lalu pembalap berkebangsaan Italia itu finis di posisi dua, kalah dari rekan setimnya Jorge Lorenzo dengan perbedaan lima poin. Rossi sejatinya nyaris mengamankan gelar juara dunia MotoGP kedelapannya andai saja tidak mengalami insiden yang melenyapkan asanya mewujudkan target tersebut.
Kegagalan musim lalu sangat disayangkan oleh para pencinta MotoGP, khususnya penggemar Rossi. Pasalnya, MotoGP 2015 dinilai merupakan salah satu kesempatan besar VR46 menggenapkan jumlah gelar juara dunia yang dimilikinya sejauh ini.
Di usia yang baru saja menginjak angka 37 tahun pada Selasa 16 Februari 2016, publik pun bertanya-tanya apakah Rossi masih akan memiliki peluang yang sama dengan musim lalu. Sebab dengan perkembangan yang dilakukan para rivalnya yang jauh lebih muda, MotoGP 2016 diyakini akan berjalan lebih sulit.
Keraguan publik nyatanya tidak membuat Rossi khawatir. Meski sadar usianya semakin menua, mantan pembalap Ducati itu menyatakan masih memiliki optimisme tinggi untuk membayar kegagalannya musim lalu melalui pertarungan musim 2016.
“Saya memiliki musim yang istimewa dalam dua musim terakhir. Finis di posisi dua dalam dua musim terakhir telah menunjukkan konsistensi saya. Saya yakin pada tahun ini Yamaha akan meningkatkan level kemampuan saya,” kata Rossi kepada GP Update, beberapa waktu lalu.
Jika bisa mencapai targetnya dengan menjadi juara di 2016, maka itu artinya Rossi akan menjadi salah satu pembalap tertua yang mampu menjuarai kompetisi balap kelas utama. Karena itu, The Doctor pun siap berjuang untuk mewujudkannya.
“Pada 2016, saya akan berusia 37 tahun dan bisa saja menjadi pemenang MotoGP tertua di kelas utama,” ujar Rossi kepada Speedweek.
Melihat besarnya optimisme yang dimiliki, sikap Rossi patut diberikan apresiasi. The Doctor selalu ingin membuktikan usia tua bukan hambatan untuk meraih prestasi tertinggi. Rasa lapar dalam dirinya masih terlihat jelas, meski sudah berada di usia yang semakin dekat dengan angka kepala empat.
(Zanel Farha Wilda)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.