CABANG olahraga tenis memiliki penggemar cukup besar di dunia. Hampir setiap negara memiliki petenis, baik sektor putra maupun putri.
Hanya saja, cukup sedikit petenis yang mampu memenangkan Grand Slam lebih dari 10 gelar. Untuk petenis wanita, hanya ada lima orang yang meraih gelar di atas 10.
Berikut ini nama petenis wanita peraih Grand Slam terbanyak.
1. Steffi Graf
PENCINTA tenis dunia pasti masih ingat dengan Steffi Graf. Petenis putri asal Jerman tersebut masih menjadi yang terhebat sepanjang sejarah. Sebanyak 22 Grand Slam nomor tunggal menjadi miliknya.
Sejak terjun ke dunia profesional pada 18 Oktober 1982, Graf memenangkan 22 gelar Grand Slam. Bahkan pada 1988, petenis kelahiran 14 Juni 1969 ini meraih empat gelar Grand Slam. Dia juga menyumbangkan medali emas Olimpiade tahun sama di Kanada.
Graf memenangkan tujuh gelar Wimbledon (1988, 1989, 1991-1993, 1995, 1996), Prancis Terbuka (1987, 1988, 1993, 1995, 1996, 1999), AS Terbuka (1988, 1989, 1993, 1995, 1996), dan Australia Terbuka (1988-1990, 1994).
Selain kategori tunggal, Graf juga memenangkan nomor ganda putri dan campuran. Ia juga membantu Tim Tenis Jerman memenangkan Fed Cup 1987 dan 1992.
Ranking terbaik Graf selama kariernya adalah urutan tiga dunia pada 3 Maret 1987.
2. Chris Evert
Wanita kelahiran 21 Desember 1954 ini menjadi salah satu petenis terhebat di dunia. Ia layak menjadi salah satu petenis terbaik karena mampu membukukan 18 gelar Grand Slam.
Evert memegang gelar tunggal di Prancis Terbuka (1974, 1975, 1979, 1980, 1983, 1985, 1986) dan AS Terbuka (1975-1978, 1980, 1982). Dia juga memenangkan Wimbledon (1974, 1976, 1981) dan Australia Terbuka (1982, 1984).
3. Martina Navratilova
Sama dengan Evert, Martina Navratilova juga merebut 18 gelar tunggal Grand Slam. Martina memenangkan sembilan gelar Wimbledon (1978, 1979, 1982, 1993, 1994, 1995, 1996, 1987, 1990). Itu percapaian luar biasa bagi seorang petenis.
Martina Navratilova juga memenangkan AS Terbuka (1983, 1984, 1986, 1987), Australia Terbuka (1981, 1983, 1985), dan Prancis Terbuka (1982, 1984).
4. Serena Williams
Pemilik nama lengkap Serena Jameka Williams ini tidak asing bagi penggila olahraga tenis. Sejak menekuni karier profesional pada 24 September 1995, Serena mengoleksi 18 gelar Grand Slam untuk nomor tunggal.
Gelar yang diraih Serena adalah Australia Terbuka (2003, 2005, 2007, 2009, 2010), AS Terbuka (1999, 2002, 2008, 2012-14), Wimbledon (2002, 2003, 2009, 2010 2012), dan Prancis Terbuka (2002, 2013).
Berbagai prestasi yang ditorehnya membuat ia bertengger di peringkat pertama pada 8 Juli 2002. Pada 30 November 2015, Serena juga kembali sebagai peringkat nomor satu dunia.
5. Margaret Court
Secara keseluruhan, Margaret Court meraih 24 gelar tunggal Grand Slam. Namun hanya 11 gelar yang diraih pada era terbuka seperti Graf dan Serena.
Ia mengoleksi gelar Australia Terbuka (1969-1971, 1973), AS Terbuka (1969, 1970, 1973), Prancis Terbuka (1969, 1970, 1973), dan Wimbledon (1970).
Bila dihitung sebelum era terbuka, Court memenangkan 11 Australia Terbuka, lima AS Terbuka, lima Perancis Terbuka, dan tiga gelar Wimbledon. Pada 1970, Court memenangkan empat Grand Slam.
6. Monica Seles
Monica Seles memenangi Australia Terbuka empat kali (1991, 1992, 1993, 1996), Prancis Terbuka (1991, 1992, 1993) dan AS Terbuka (1991, 1992). Seles mengantongi delapan gelar Grand Slam sebelum pundaknya ditikam seorang fans pada 10 April 1993.
Saat ditikam, Seles berusia 21 tahun. Dia hanya memenangkan satu gelar Grand Slam setelah serangan itu.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.