Share

Taufik Hidayat Sesalkan Kebijakan Menpora di SEA Games

Rully Pane, Jurnalis · Kamis 25 Juni 2015 21:16 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 25 43 1171590 taufik-hidayat-sesalkan-kebijakan-menpora-di-sea-games-v9SCQt1qOw.jpg Taufik Hidayat (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Workshop evaluasi prestasi kontingen Indonesia di SEA Games 2015 digelar di Gedung Kemenpora, Kamis (25/6/2015). Acara tersebut digelar Kemenpora untuk membahas terkait raihan buruk Tim Merah Putih di Singapura lalu.

Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia yang juga legenda hidup bulutangkis Tanah Air, Taufik Hidayat, melontarkan kritikan pedas di workshop tersebut. Ada satu faktor krusial yang membuat para duta Indonesia tak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya di Singapura, yaitu soal tenaga medis dan masseur (tukang pijit) yang dikirim untuk mengawal para atlet yang dinilainya sangat-sangat kurang.

Taufik bicara soal kuantitas, bukan kualitas. Bayangkan saja, dari total 522 atlet yang dikirim ke Negeri Singa, cuma empat dokter dan delapan masseur yang dikirim untuk mendampingi semua atlet tersebut.

"Hanya empat dokter dan delapan masseur. Harusnya pemerintah dalam hal ini Kemenpora harusnya bisa lebih suportif. Jumlah tersebut jelas sangat kurang sekali! Mereka praktis kewalahan untuk mengawal seluruh atlet dengan arena pertandingan dan jadwal yang berbeda-beda. Saya buka-bukaan saja!" beber peraih medali emas Olimpiade 2004 Yunani itu di acara workshop tersebut, Kamis (25/6/2015).

Dengan raihan 47 emas, 61 perak, dan 74 perunggu, SEA Games 2015 memang jadi SEA Games terburuk Indonesia sejak event tersebut digelar pada 1977. Hanya menempati ranking lima, inilah pertama kalinya tim Merah Putih keluar dari empat besar.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini