Tertekan, Alasan Kekalahan Hendra/Ahsan

Arief Hadi Purwono, Jurnalis · Sabtu 24 Mei 2014 02:17 WIB
https: img.okezone.com content 2014 05 24 40 989451 D7vrhEQcJX.jpg Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan usai pertandingan (Foto: Badmintonindonesia)

NEW DELHI – Pasangan ganda putra terbaik Indonesia dan dunia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang sempat menjadi asa bangsa untuk bertahan di ajang Thomas Cup 2014, tak mampu meraih kemenangan atas Tan Boon Heong/Hoon Thien How.

Hendra/Ahsan kalah dengan skor 19-21, 21-8, 21-23. Pada set ketiga, peluang untuk Indonesia meraih kemenangan sebenarnya sudah tampak di depan mata, namun justru pengembalian bola dari juara All England 2014 ini tidak sempurna saat kedudukan masih di angka 20-19.

"Kami sudah mencoba sekuat tenaga, tapi inilah hasilnya. Sebetulnya tadi kemenangan sudah di depan mata saat kedudukan 20-19 dan mereka memberi bola tanggung. Namun sayang kami belum bisa mematikan dan akhirnya pengembalian saya keluar," kata Ahsan, kepada wartawan (Sabtu 24/5/2014).

Hendra bahkan mengakui bahwa prediksinya tepat. Ia memprediksi pertandingan akan berjalan ketat dan Hendra juga mengakui bahwa tekanan dirasakannya bersama Ahsan,” Tan/Hoon bermain lebih lepas dan tidak gampang mati sendiri, kami juga tertekan. Sebetulnya kami sudah menyangka kalau pertandingan ini akan ramai," tambahnya.

Lain halnya untuk pasangan Malaysia, Tan/Hoon. Bermain tanpa beban dan melawan pebulutangkis yang jauh diatas mereka, membuat Tan/Hoon bermain bak seorang pejuang yang tak kenal lelah.

"Pada pertandingan ini, kami merasa bersemangat sekali, kami juga pantang menyerah. Hendra/Ahsan merupakan juara dunia dan pasangan rangking satu, sepertinya mereka di bawah tekanan. Kemenangan ini memang membuat kami lebih percaya diri. Namun pertandingan melawan Indonesia belum selesai, jadi kami mau fokus dulu," imbuh Tan.

(fir)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini