nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Crashgate, Briatore Tegaskan Tak Bersalah

Hendra Mujiraharja, Jurnalis · Senin 29 April 2013 14:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 04 29 37 799253 t8KE079SXZ.jpg Flavio Briatore. (Foto: Reuters)

MONTE CARLO – Lima tahun setelah kasus crashgate pada Grand Prix Singapura 2008, Flavio Briatore mencoba untuk membersihkan namanya. Mantan tim prinsipal Renault itu menegaskan tidak terlibat dengan insiden tersebut.

 

Diketahui, Briatore merupakan tim prinsipal Renault saat insiden itu. Pria yang akrab disapa Mr Flav ini dikabarkan sengaja meminta kepada Nelson Piquet Jr untuk menabrakan diri ke tembok untuk memuluskan Fernando Alonso meraih kemenangan di Grand Prix Singapura.

 

Mr Flav sempat dihukum seumur hidup tidak boleh terlibat dalam kegiatan F1. Tapi lewat komisi banding di Paris, 2010 lalu, Briatore akhirnya berhasil menghapus tuduhan itu. Dia menegaskan tidak bersalah dalam insiden itu.

 

“Persidangan di Paris sudah sangat jelas, saya tidak terlibat sama sekali. Begitu bunyi surat tersebut. Ya itu sudah resmi. Tidak ada bukti saya terlibat dalam insiden di Singapura, yang mana itu alasan saya memenangi persidangan. Saya tak perlu mengatakan apa-apa lagi, saya sudah mengatakannya saat itu,” kata Briatore.

 

Pada musim berikutnya setelah insiden Crashgate itu, Renault yang kini berganti nama menjadi Lotus, memutuskan untuk mengakhiri kontrak Piquet Jr. Pembalap asal Brasil itu memutuskan untuk memperkuat Campos Meta.

 

“Jika memang klaim orang mengenai insiden Singapura benar, kemudian kenapa saya tetap memecat Piquet pada musim berikutnya? Kenapa harus mengambil risiko itu? Kenapa tidak memperpanjang kontrak karena itu akan menghemat keuangan 30 atau 40 persen. Saya mendukung Fernando, buat saya pembalap kedua tidak penting,” jelasnya.

 

“Saya menghormati apa yang diputuskan pengadilan. Setelah itu, saya sepakat dengan Jean Tos bahwa saya tidak akan mengajukan banding. Saya menjauh tanpa ada masalah. Saya memiliki tanggung jawab karena saat itu saya memimpin tim. Tapi sekarang sudah selesai,” sambungnya, diberitakan planet-F1.

(hmr)

Berita Terkait

Red Bull Renault 2012

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini