Crutchlow Kesulitan Lewati Barbera

Rejdo Prahananda, Jurnalis · Senin 21 Maret 2011 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 21 38 437075 mhqqe2mMsl.jpg Foto: Cal Crutchlow mengaku mendapat perlawanan sengit dari Hector Barbera rider Ducati Aspar (Getty Images)

DOHA – Pembalap debutan MotoGP, Cal Crutchlow mengaku bahagia bisa menyelesaikan balapan di sirkuit Losail, Qatar. Meski  menyentuh garis akhir di luar urutan 10 besar setelah, rider yang sebelumnya berkiprah di WSBK itu berhasil melawati hadangan pembalap Ducati Aspar, Hector Barbera setelah dirinya bersaing sengit dengan pembalap satelit Ducati itu.

“Saya cukup senang dengan itu. Jujur, saya harus suka mendapat posisi sepuluh besar setelah bagaiamana sesi kualifikasi berjalan. Saya tidak bisa mengikuti kelompok yang termasuk di dalamnya terdapat Nicky (Hayden) dan (Hiroshi) Aoyama. Mereka berlalu meninggalkan Barbera dan kemudian saya menyusul dia (Barbera) untuk mengejar mereka,” begitu ulasan Crutchlow terkait persaiangan ketat yang terjadi antara dirinya dan Barbera sebagaimana disitat situs resmi MotoGP, Senin (21/3/2011)

“Tapi dia membuat saya kembali (menyalipnya). Dia (Barbera) memiliki motor yang cepat dan menyulitkan saya berada di depannya. Saya senang berjuang mendapatkan posisi sepuluh besar sejauh ini. Pengalaman yang didapat ini sangat berharga untuk membantu kemajuan di MotoGP seperti keinginan saya,” jelas Crutchlow yang mengawali balapan di posisi sepuluh besar.

Bagi rider asal Inggris itu tampil menggesankan di tiap seri menjadi misi utamanya kini di kelas para Raja. “Saya ingin finis. Jadi ini misi yang harus saya selesaikan. Saya ingin melakukan yang terbaik untuk skuad Monster Yamaha Tech 3,” tukas Crutchlow.

Sementara itu, rekan satu tim Crutchlow, Colin Edwards yang menyentuh garis finis di urutan delapan memberikan atensi atas progress Yamaha YZR-R1 yang dikendarainya. “Itu adalah hal terbaik yang bisa lakukan dan saya senang dengan cara mengendarai (motor) dan tim di Yamaha Monster Tech 3 memberikan motor yang baik seperti biasanya,” bilang Edwards.

"Berada dalam urutan delapan besar sangat baik, mengingat kecepatan pembalap lain di depan saya. Saya berpikir bisa bisa mengakhiri balapan ini hingga akhir seperti yang saya lakukan dalam latihan.

"Saya mendapat start yang cukup baik dan saya berpikir, satu-satunya cara untuk mendapat kesempatan agar bisa menembus enam besar adalah mengambil  beberapa resiko," bilang Crutchlow menyiratkan pesan dirinya harus mengambil resiko untuk menembus jajaran pembalap enam besar. "

"Saya tidak pernah bahagia dengan posisi ke delapan, tetapi kami memiliki poin layak dan kami akan ke Jerez dengan kepercayaan diri,” tuntas rider senior 37 tahun ini.

(edo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini