Finish di Peringkat 5, Simoncelli Tetap Bahagia

Rejdo Prahananda, Jurnalis · Senin 21 Maret 2011 09:54 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 21 38 436994 wre4p7Zbmr.jpg Foto: Marco Simoncelli tetap bahagia meski hanya finis di peringkat ke lima (Getty Images)

DOHA – Bukan hanya Casey Stoner yang diliputi kebahagiaan setelah memastikan diri merebut podium pertama dalam sirkuit Losail Qatar. Pembalap San Carlo Honda Gresini, Marco Simoncelli pun tidak dapat menutupi antusiasmenya setelah finish di peringkat kelima. Padahal, Simoncelli sendiri mengawali balapan di peringkat ke empat.

 

“Saya sangat sangat menikmatinya. Saya sempat merasa gugup di lap-lap pertma. Tapi, ini sangat baik bisa balapan di bagian terdepan dalam lintasan, di mana saya sempat merasa tidak akan finis di balapan kali ini,” seru Simoncelli sebagaimana dikutip situs MotoGP, Senin (21/2/2011)

 

Simoncelli pun merasa sangat senang dengan catatan waktu yang diperolehnya melampaui ekspektasi semula. “Saya senang karena sebelumnya saya berpikir kecepatan saya hanya berada di 1.56s tapi kami mampu lebih baik dari itu,” sambung Simoncelli.

 

Kendati demikian, Simoncelli mengaku sempat kecewa karena tidak berhasil mengakahiri balapan di depan Andrea Divizioso, yang sempat dilewatinya. “Pada satu titik saat saya melewati Divisiozo saya berpikir memiliki kemungkinan setelah Lorenzo tetapi saya membuat kesalahan kecil yang merusak irama saya. Dan di akhir pertarungan dengan Dovizioso, saya lebih lambat darinya.”

 

“Intinya, ini sesuatu yang besar untuk melihat lebih dekat dan saya yakin ini balapan terbaik. Mungkin ini bukan hasilnya, tetapi ini mengenai konsistensi dan jarak waktu dengan pemenang lomba. Sekarang, kami perlu mengambil langkah lain di balapan berikutnya,” tukas Simoncelli.

 

Kontras dengan Hiroshi Aoyama, pembalap yang tengah berduka pascagempa dan tsunami pascagempa dan tsunami yang melanda Jepang itu mengaku dirinya mengalami kesulitan dalam balapan seri pembuka musim ini. Terutama setelah Randy de Puniet terjatuh di depannya saat memasuki tikungan pertama. Hasilnya, joki asal Negri Sakura itu mengakhiri race di peringkat 10.

 

“Saya mengalami balapan yang sulit karena di saat start, De Puniet jatuh tepat di depan saya dan saya kehilangan posisi saya. Kemudian saya bisa bisa kembali cepat bersama mereka dan berhasil menguasai posisi,” jelas Aoyama.

 

“Tetapi sungguh memalukan, karena saya mengincar balapan terbaik pada mala mini. Meski demikian, saya tetap senang karena saya percaya kami terus menunjukkan perkembangan untuk balapan selanjutnya. Perasaan saya dengan tim sangat baik. Saya ingin memberikan hasil positif dan kegembiraan kepada mereka,” tuntas pembalap 29 tahun itu.

(edo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini