MANAJER Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, mengamuk Marc Marquez dikritik gara-gara sikapnya terkait MotoGP Qatar 2026. Ia lalu menyebut banyak pembalap bermuka dua.
Jelang MotoGP Australia 2026 pekan lalu, Marquez mendapat pertanyaan dari wartawan soal kemungkinan digelarnya seri Qatar. Rider pembalap tim Ducati Lenovo itu tidak menjawab dengan tegas.
Marquez hanya mengatakan tidak mau berkomentar soal wacana balapan di Qatar di tengah konflik yang panas di kawasan Asia Barat. Tapi, jawaban itu ditafsirkan sang pembalap enggan pergi ke negara tersebut.
“Marc adalah orang yang kharismatik. Jadi, banyak pembalap yang melontarkan pendapat di luar trek, yang jauh lebih kuat dibandingkan Marc, tetapi ketika ada rapat bersama penyelenggara, mereka malah diam,” sembur Tardozzi, dinukil dari Crash, Selasa (27/10/2026).
“Tapi, kalian menyalahkan Marquez hanya karena dia yang mewakili suara para pembalap lain, yang berani bicara meski ada pembalap lain yang mengatakan hal-hal lebih buruk darinya,” sahut pria asal Italia itu dengan ketus.
“Sementara, dia cukup pintar untuk mengatakan, ‘Mari kita cari mediasi soal situasi ini, yang menjamin adanya evakuasi, rencana cadangan, untuk keamanan kami,’” kata Tardozzi.