Hitung-hitungan Kimi Antonelli Juara F1 2026 di GP Amerika Serikat: Bisa Jadi Juara Dunia Termuda!

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Selasa 20 Oktober 2026 18:25 WIB
Pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli. (Foto: Instagram/kimi.antonelli)
Share :

AUSTIN – Pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, Andrea Kimi Antonelli, berpeluang besar mengunci gelar juara dunia Formula 1 (F1) musim 2026 pada balapan GP Amerika Serikat 2026 mendatang. Seri yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin, pada 23-25 Oktober tersebut menjadi peluang emas pertama (match point) bagi pembalap asal Italia tersebut.

Hasil finis di posisi ketiga pada F1 GP Singapura 2026 lalu berhasil memperlebar keunggulan Antonelli di puncak klasemen sementara. Pembalap berusia 20 tahun itu kini unggul 102 poin atas rekan setimnya, George Russell, dengan tersisa enam balapan dalam kalender musim ini.

Jika berhasil mengunci gelar di Austin, Antonelli tidak hanya akan meraih trofi juara dunia pertamanya, tetapi juga mencatatkan sejarah baru sebagai juara dunia F1 termuda sepanjang sejarah.

1. Skenario Juara

Skenario utama bagi Antonelli untuk memastikan gelar di Texas terbilang cukup spesifik. Pembalap asal Italia tersebut wajib memenangi balapan, sementara Russell harus finis di posisi kesembilan atau lebih rendah, dan Lewis Hamilton (Scuderia Ferrari) finis di peringkat kelima atau lebih bawah.

Dengan enam balapan tersisa, total poin maksimal yang bisa diperebutkan adalah 150 poin. Antonelli membutuhkan keunggulan setidaknya 125 poin usai balapan di Austin untuk mengamankan gelar juara dunia secara matematis.

Kimi Antonelli di F1 GP Spanyol 2026 (Instagram/@mercedesamgf1)

Meskipun margin 125 poin masih bisa disamai secara teoritis di sisa musim, Antonelli dipastikan tetap unggul dalam jumlah kemenangan. Musim ini, ia telah mengantongi delapan kemenangan dibanding Russell yang baru mengoleksi tiga kemenangan.

Peluang mengunci gelar dipastikan tertunda ke GP Meksiko apabila Antonelli gagal meraih kemenangan di Austin. Bahkan jika Russell finis di posisi ke-10 sekalipun, Antonelli tetap diwajibkan keluar sebagai pemenang balapan untuk menyegel gelar di AS.

Di atas kertas, cukup sulit melihat Russell finis di luar posisi delapan besar berdasarkan performa murni. Kendati demikian, potensi penalti grid akibat pergantian komponen mesin baru di pihak Russell dapat membuka celah perubahan dinamika pada peta persaingan di lintasan.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya