Di sisi lain, komposisi persaingan di papan atas semakin berwarna dengan hadirnya Marco Bezzecchi yang berada di peringkat ketiga klasemen. Meski terpaut 49 poin dari puncak, performa impresif para pembalap pengguna mesin pabrikan Italia tetap menjadi ancaman serius bagi para rival.
"Musim ini kami berhasil melakukannya beberapa kali. Apakah kami bisa melakukannya sampai akhir atau tidak, itu terlalu dini untuk dikatakan," tutup Rivola.
Dengan selisih poin yang sangat tipis dan performa kompetitif dari berbagai pabrikan, MotoGP Mandalika 2026 dipastikan menjadi salah satu seri paling krusial. Para penggemar kini menantikan siapa yang akan keluar sebagai yang tercepat di sirkuit kebanggaan masyarakat Indonesia tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)